Latest Post

 

INFONEWS-Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keselamatan operasional kereta api serta mengantisipasi potensi gangguan perjalanan akibat kondisi cuaca ekstrem, Kepala PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat, Lutfi Wijaya, bersama seluruh jajaran manajemen melaksanakan pemeriksaan lintas pada petak jalan Stasiun Padang–Teluk Bayur-Stasiun Bukit Putus, Rabu (5/8).

Kegiatan pemeriksaan lintas ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan KAI untuk memastikan seluruh prasarana perkeretaapian berada dalam kondisi andal, aman, dan siap mendukung operasional, khususnya di tengah meningkatnya intensitas curah hujan yang berpotensi memengaruhi kondisi jalur kereta api.

Dalam kegiatan tersebut, manajemen melakukan inspeksi langsung terhadap berbagai aspek prasarana perkeretaapian, meliputi kondisi rel, bantalan, ballast, wesel, sistem persinyalan, keamanan emplasemen, aset perusahaan, kondisi perlintasan sebidang, hingga sistem drainase pada titik-titik yang berpotensi terdampak genangan maupun banjir. Pemeriksaan ini bertujuan mengidentifikasi potensi risiko sedini mungkin sehingga langkah mitigasi dapat segera dilakukan sebelum berdampak terhadap keselamatan perjalanan kereta api.

Selain melakukan pemeriksaan jalur, rombongan juga memantau kesiapan operasional di sejumlah stasiun guna memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung pelayanan berada dalam kondisi optimal sehingga perjalanan kereta api tetap berlangsung dengan aman, selamat, nyaman, dan andal.

Pada kesempatan tersebut, jajaran manajemen juga berinteraksi dengan masyarakat yang berada di sekitar jalur rel serta melaksanakan sosialisasi keselamatan. Masyarakat diimbau agar tidak beraktivitas di jalur kereta api maupun area yang dapat mengganggu operasional karena berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri maupun perjalanan kereta api.

Sebelum kegiatan dimulai, Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya, memimpin safety briefing di Stasiun Padang. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa budaya keselamatan (safety culture) harus menjadi prioritas utama bagi seluruh insan KAI.

Ia menginstruksikan seluruh jajaran agar meningkatkan kewaspadaan, disiplin dalam menjalankan prosedur, proaktif mengidentifikasi potensi bahaya, serta segera menindaklanjuti setiap temuan di lapangan melalui pengisian Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (IBPR), khususnya pada wilayah yang memiliki potensi gangguan akibat kondisi alam maupun cuaca ekstrem.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menjelaskan bahwa pemeriksaan lintas merupakan program rutin yang dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari upaya preventif dalam menjaga keselamatan operasional kereta api.

“Melalui pemeriksaan langsung di lapangan, kami memastikan setiap aspek prasarana berada dalam kondisi siap operasi sehingga perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan,” ujar Reza.

Selain pemeriksaan prasarana, KAI Divre II Sumbar juga terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat, khususnya di sekitar jalur kereta api dan perlintasan sebidang. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi aturan keselamatan guna mencegah terjadinya kecelakaan di perlintasan.

Reza mengungkapkan bahwa setiap harinya KAI Divre II Sumbar mengoperasikan 28 perjalanan kereta api penumpang serta 24 perjalanan kereta api barang yang mengangkut klinker dan semen. Dengan tingginya frekuensi perjalanan tersebut, masyarakat diimbau untuk selalu berhenti, melihat ke kanan dan kiri, serta memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas sebelum melewati perlintasan sebidang.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, berhenti ketika sinyal peringatan berbunyi atau palang pintu mulai menutup, serta mengutamakan perjalanan kereta api saat melintasi perlintasan sebidang. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama,” kata Reza.

Ia menambahkan bahwa tindakan menerobos palang pintu, mengabaikan Semboyan 35 (isyarat suara atau klakson lokomotif), maupun melanggar rambu-rambu lalu lintas di perlintasan sebidang merupakan pelanggaran terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Selain membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya, pelanggaran tersebut juga dapat menimbulkan konsekuensi hukum, termasuk tuntutan ganti rugi apabila menyebabkan kecelakaan atau mengganggu operasional perjalanan kereta api.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pelaksanaan safety talk sebagai forum evaluasi hasil pemeriksaan lintas sekaligus memastikan seluruh temuan di lapangan segera ditindaklanjuti sesuai standar keselamatan yang berlaku.

“KAI Divre II Sumbar akan terus mengedepankan upaya preventif melalui pemeriksaan prasarana secara berkala, penguatan budaya keselamatan, serta edukasi kepada masyarakat. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam mewujudkan perjalanan kereta api yang selamat, aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pelanggan maupun pengguna jalan,” tutup Reza.(*)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan melalui Klinik Mediska Padang. Didukung tenaga kesehatan yang profesional, fasilitas yang memadai, serta status Akreditasi Paripurna, klinik Mediska Padang hadir untuk memberikan pelayanan kesehatan yang aman, nyaman, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, Klinik Mediska Padang dilengkapi dengan berbagai fasilitas, meliputi Ruang Pemeriksaan Umum, Ruang Pelayanan Gigi dan Mulut, Ruang Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Ruang Tindakan, Ruang Laktasi, serta Depo Farmasi. Adapun Klinik Mediska Lubuk Alung saat ini memiliki fasilitas berupa Ruang Pemeriksaan Umum, Ruang Tindakan, Ruang Laktasi, dan Depo Farmasi. Sebagai bagian dari pengembangan layanan, klinik tersebut akan menambah fasilitas Ruang Poli Gigi dan Ruang Tindakan. Di samping itu, proses pengajuan sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tengah berlangsung guna memperluas akses dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah operasional KAI Divre II Sumatera Barat.

Selain layanan di klinik, KAI Divre II Sumbar juga menghadirkan pelayanan kesehatan melalui Pos Kesehatan (Poskes) yang berada di Stasiun Padang, Stasiun Naras, dan Stasiun Kayutanam. Keberadaan Poskes ini menjadi bagian dari upaya KAI dalam memberikan pelayanan kesehatan awal, penanganan kegawatdaruratan, serta mendukung keselamatan dan kenyamanan pelanggan maupun pekerja selama berada di lingkungan perkeretaapian.

Dalam mendukung operasional pelayanan, Klinik Mediska Padang diperkuat oleh sembilan tenaga kesehatan yang kompeten dan profesional, terdiri atas dua dokter umum, dua dokter gigi, satu bidan, satu perawat, satu perawat gigi, serta dua apoteker. Dengan komposisi tenaga kesehatan tersebut, Klinik Mediska Padang mampu memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif, mulai dari layanan pemeriksaan umum, kesehatan gigi dan mulut, kesehatan ibu dan anak, tindakan medis sederhana, hingga pelayanan kefarmasian. Kehadiran sumber daya manusia yang kompeten ini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan berkualitas kepada setiap pengguna layanan.

Kehadiran tenaga kesehatan yang kompeten menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga mutu pelayanan sekaligus memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada setiap pasien.

Untuk mendukung pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif, KAI Divre II Sumbar juga menjalin kerja sama dengan berbagai rumah sakit rujukan di Sumatera Barat, di antaranya RSUP Dr. M. Djamil Padang, RS Siti Hawa, RSIA CICIK, RS Semen Padang Hospital, RS Siti Rahmah, RST Reksodiwiryo, RS Naili DBS, RS Universitas Andalas, RS Mutiara Bunda, RSIA Restu Ibu, RS Aisyiyah, RS TMC Pariaman, RSU Bunda, serta RS Hermina. Sinergi tersebut diharapkan mampu memastikan pasien memperoleh pelayanan lanjutan secara cepat, tepat, dan berkualitas sesuai kebutuhan medis.

Selain pelayanan kesehatan umum, Klinik Mediska Padang juga telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan layanan sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hingga Semester I Tahun 2026, sebanyak 3.752 masyarakat telah memilih Klinik Mediska Padang sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab menyampaikan bahwa pengembangan layanan kesehatan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan yang tidak hanya berfokus kepada insan KAI, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penyediaan fasilitas yang lengkap, tenaga kesehatan yang profesional, serta pelayanan yang mengutamakan keselamatan dan kepuasan pasien. Klinik Mediska diharapkan dapat menjadi fasilitas kesehatan yang terpercaya dan mampu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Reza.

Reza menambahkan, KAI Divre II Sumbar mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang tersedia di Klinik Mediska Padang maupun Klinik Mediska Lubuk Alung. Dengan fasilitas yang lengkap, tenaga kesehatan yang kompeten, layanan BPJS Kesehatan di Klinik Mediska Padang, serta dukungan jejaring rumah sakit rujukan, Klinik Mediska siap memberikan pelayanan kesehatan yang mudah diakses, aman, dan berkualitas. Ke depan, KAI Divre II Sumbar akan terus meningkatkan sarana dan prasarana, kompetensi tenaga kesehatan, serta memperluas cakupan layanan agar manfaat kehadiran Klinik Mediska dapat dirasakan oleh semakin banyak masyarakat di Sumatera Barat.(*)

 

INFONEWSIkatan Mahasiswa Padang (IMAPA) Kota Padang menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Pemuda di Kawana Hotel Padang, selama 2 hari, pada Jumat dan Sabtu (31/7/2026) dan Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi generasi muda di bidang kepemimpinan, kewirausahaan, dan pemahaman regulasi daerah agar mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan Kota Padang.

Program tersebut terlaksana melalui dukungan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD Kota Padang Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Daerah Pemilihan IV Lubuk Begalung–Bungus Teluk Kabung, Dr. H. Hendrizal, S.Sos.I., M.Pd. Kegiatan juga dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang, Eka Putra Buhari, serta puluhan perwakilan pemuda dari berbagai wilayah di Kota Padang.

Dalam sambutannya, Hendrizal menegaskan bahwa investasi pada kualitas sumber daya manusia, khususnya pemuda, merupakan langkah strategis untuk memajukan daerah.

"Pemuda adalah aset terbesar yang dimiliki Kota Padang. Melalui dana Pokir ini, kami berkomitmen terus memfasilitasi ruang-ruang kreasi dan pelatihan yang aplikatif. Kami ingin melahirkan pemuda yang mandiri, berdaya saing, dan siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat," ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang, Eka Putra Buhari, mengapresiasi konsistensi Hendrizal dalam memperjuangkan program kepemudaan melalui kebijakan anggaran di DPRD.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan diharapkan mampu melahirkan program berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menekan angka pengangguran usia muda, serta memperkuat karakter kepemimpinan.

Ketua Pelaksana kegiatan, Apriliano Fahmi, mengatakan pelatihan ini digelar sebagai upaya meningkatkan kualitas generasi muda di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi saat ini.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi dari praktisi dan akademisi yang mencakup manajemen organisasi modern, pemanfaatan teknologi digital untuk pengembangan usaha, serta strategi komunikasi publik.

Melalui kegiatan ini, IMAPA bersama Pemerintah Kota Padang berharap lahir lebih banyak pemuda yang memiliki jiwa kepemimpinan, berdaya saing, mandiri, dan mampu berperan aktif dalam pembangunan Kota Padang. (*)

 

INFONEWS - Anggota DPRD Kota Padang Rafli Boy mengajak warga untuk menyukseskan Progul Smart Surau dan HJK Padang ke-357.

Hal itu disampaikannya ketika hadir di di Masjid Darussakinah, Komplek Perumahan Filano, Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur, Jumat 31 Juli 2026.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Padang Fadly Amran melakukan monitoring pelaksanaan Program Unggulan (Progul) Smart Surau sekaligus sosialisasi rangkaian acara Peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.

Hadir pada kesempatan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Plt. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Padang Zul Asfi Lubis, Camat Padang Timur Aidil Zulhani, Pengurus Masjid Darussakinah Syamsudirman dan Kepala MDT Darussakinah Yuli Ennefi.

"Mari kita sukseskan program unggulan Pemerintah Kota Padang, misalnya Smart Surau. Karena itu semua akan berujung kepada warga," katanya.

Dijelaskannya, Progul Smart Surau bertujuan untuk menjadikan masjid dan mushala sebagai pusat pendidikan karakter, kegiatan keagamaan, dan peradaban generasi muda berbasis teknologi.

Selain itu, Rafly Boy mengajak warga untuk ikut memeriahkan peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.

"Ini adalah kegiatan rutin setiap tahunnya mengingat berdirinya kota ini dan jasa-jasa pahlawan yang berjuang untuk kota ini. DPRD akan selalu mensuport kegiaran yang membangkitkan semangat patriotisme warga," uranya. (*)

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi pekerja, keluarga pekerja, maupun masyarakat melalui Klinik Mediska Padang dan Klinik Mediska Lubuk Alung. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan layanan kesehatan yang profesional, didukung fasilitas yang memadai, tenaga kesehatan yang kompeten, serta kedua klinik yang telah berstatus Akreditasi Paripurna.


Berdasarkan data hingga Semester I Tahun 2026, kedua Klinik Mediska telah melayani 8.341 pengguna layanan, yang terdiri dari 7.885 pengguna di Klinik Mediska Padang dan 456 pengguna di Klinik Mediska Lubuk Alung. Capaian tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang disediakan KAI serta menjadi indikator bahwa Klinik Mediska mampu memberikan pelayanan yang mudah diakses, aman, dan berkualitas.

Selain melayani pasien umum, Klinik Mediska Padang juga terus mengoptimalkan pelayanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hingga Semester I Tahun 2026 tercatat sebanyak 3.550 pengguna BPJS Kesehatan telah memanfaatkan layanan di Klinik Mediska Padang. Selain itu, sebanyak 3.752 masyarakat telah memilih Klinik Mediska Padang sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Sementara itu, Klinik Mediska Lubuk Alung saat ini masih dalam proses kerja sama dengan BPJS Kesehatan sebagai bagian dari upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Sebagai gambaran, sepanjang Tahun 2025 kedua Klinik Mediska telah memberikan pelayanan kepada 16.037 pengguna, yang terdiri dari 15.620 pengguna di Klinik Mediska Padang dan 417 pengguna di Klinik Mediska Lubuk Alung. Dari jumlah tersebut, 7.272 pengguna merupakan peserta BPJS Kesehatan yang memperoleh layanan di Klinik Mediska Padang.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab mengatakan bahwa keberadaan Klinik Mediska merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan pekerja sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

“Kami terus berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, cepat, dan berkualitas. Tingginya jumlah pengguna layanan menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Klinik Mediska KAI. Ke depan, kami akan terus melakukan pengembangan layanan, peningkatan fasilitas, serta memperluas akses pelayanan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh semakin banyak masyarakat,” ujar Reza.

Reza menambahkan, dengan dukungan fasilitas yang lengkap, tenaga kesehatan yang profesional, serta standar pelayanan yang telah memenuhi Akreditasi Paripurna, Klinik Mediska KAI Divre II Sumbar siap menjadi pilihan masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas.

KAI Divre II Sumbar mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia di Klinik Mediska Padang. Berbagai layanan kesehatan yang disediakan diharapkan dapat memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan yang cepat, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Melalui peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan, KAI berkomitmen menjadikan Klinik Mediska sebagai fasilitas kesehatan yang terpercaya, sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Sumatera Barat.(*)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus berupaya menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada transportasi, tetapi juga memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi pelanggan. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Rabu (29/7), KAI Divre II Sumbar menyelenggarakan kegiatan Fashion Show Cilik di Sky Bridge Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Kegiatan yang diikuti oleh puluhan peserta anak usia 5 hingga 10 tahun bersama orang tua pendamping ini berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari para pengunjung stasiun. Selain menjadi ajang unjuk bakat, kegiatan ini juga menghadirkan suasana stasiun yang lebih hidup, ceria, dan ramah bagi keluarga.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa penyelenggaraan Fashion Show Cilik merupakan salah satu bentuk inovasi pelayanan KAI dalam menghadirkan nilai tambah bagi pelanggan, khususnya keluarga yang memanfaatkan layanan kereta api menuju maupun dari Bandara Internasional Minangkabau.

“KAI tidak hanya menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu, tetapi juga terus berinovasi menciptakan pengalaman perjalanan yang menyenangkan bagi pelanggan. Melalui Fashion Show Cilik ini, kami ingin menghadirkan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas, melatih rasa percaya diri, sekaligus menjadikan stasiun sebagai ruang publik yang ramah keluarga,” ujar Reza.

Acara diawali dengan penampilan para peserta yang memperagakan busana terbaik mereka di atas panggung. Dengan penuh percaya diri, satu per satu peserta menampilkan berbagai gaya di hadapan dewan juri dan para pengunjung yang memadati area Sky Bridge Stasiun BIM. Sorak sorai serta dukungan dari orang tua dan keluarga turut menambah semarak jalannya kegiatan.

Penampilan para peserta dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari Vinni Lovita sebagai perwakilan internal KAI Divre II Sumbar, Aura Quanaisha, yang pernah dinobatkan sebagai Miss Teen Universe 2025, serta Naysila Putri, 1st Runner Up Miss Teen Supra Stars Indonesia 2026. Kehadiran para juri yang memiliki pengalaman di bidang pageant dan dunia fashion memberikan penilaian yang objektif sekaligus menjadi motivasi bagi para peserta untuk tampil maksimal.

Keseruan semakin terasa ketika panitia mengajak para orang tua pendamping untuk mengikuti sesi catwalk bersama. Momen tersebut disambut antusias oleh para orang tua yang tampil bergantian di atas panggung bersama putra-putri mereka. Kebersamaan yang terjalin melalui sesi ini menghadirkan suasana hangat sekaligus menjadi hiburan menarik bagi seluruh pengunjung yang hadir.

Setelah seluruh peserta menampilkan penampilan terbaiknya, dewan juri melakukan proses penilaian berdasarkan aspek kreativitas, kepercayaan diri, ekspresi, serta penampilan secara keseluruhan. Dari seluruh peserta, dipilih 10 Duta Cilik KAI Divre II Sumbar yang akan menjadi representasi anak-anak dalam berbagai kegiatan promosi dan pelayanan KAI Divre II Sumbar.

Salah satu juri eksternal, Aura Kuana Rangkita, mengapresiasi inisiatif KAI Divre II Sumbar yang menghadirkan kompetisi positif bagi anak-anak di lingkungan stasiun.

“Menurut saya, kegiatan ini sangat positif karena tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan rasa percaya diri, kemampuan tampil di depan umum, serta mengekspresikan kreativitas mereka sejak dini. Menariknya lagi, KAI mampu mengemas stasiun menjadi ruang publik yang hidup, ramah keluarga, dan penuh aktivitas yang edukatif maupun menghibur. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus diselenggarakan dan menjadi inspirasi bagi banyak pihak,” ungkap Aura.

Adapun para pemenang yang berhasil meraih penghargaan pada Fashion Show Cilik tahun ini adalah:

• Juara 1: Jihan Nafisah Salsabila
• Juara 2: Azkhaira Yasna Dzikra
• Juara 3: Alicia Mughni Inara
• Best Costume 1: Kenzie Dival Graziano
• Best Costume 2: Ranya Yoan Arundati

Para pemenang menerima hadiah sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas, keberanian, dan penampilan yang telah ditunjukkan selama mengikuti kompetisi. Sementara itu, seluruh peserta juga memperoleh bingkisan sebagai kenang-kenangan atas partisipasi mereka dalam memeriahkan kegiatan tersebut.

Reza menambahkan, kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan KAI dengan masyarakat sekaligus menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi pelanggan yang berada di lingkungan stasiun.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kesan positif bagi masyarakat serta menjadikan stasiun tidak hanya sebagai tempat keberangkatan dan kedatangan, tetapi juga sebagai ruang publik yang nyaman, inklusif, dan menghadirkan berbagai aktivitas yang bermanfaat. Ke depan, KAI Divre II Sumbar akan terus menghadirkan berbagai inovasi pelayanan yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus mendukung terciptanya pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh keluarga,” tutup Reza.(*)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya kerja yang berintegritas, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Sebagai implementasi komitmen tersebut, KAI Divre II Sumbar menyelenggarakan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Barat, Selasa (28/7), di Ruang Rapat Buya Hamka, Kantor KAI Divre II Sumbar.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya, Kepala BNN Provinsi Sumatera Barat, Toton Rasyid, S.H., M.H., jajaran manajemen KAI Divre II Sumbar, jajaran BNN Provinsi Sumatera Barat, serta para pekerja di lingkungan KAI Divre II Sumbar. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika sekaligus membangun lingkungan kerja yang aman dan kondusif bagi seluruh insan perusahaan.

Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya menyampaikan bahwa aspek keselamatan dan kualitas sumber daya manusia merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan layanan transportasi perkeretaapian. Oleh sebab itu, perusahaan memandang upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik serta budaya keselamatan kerja.

“Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen KAI Divre II Sumbar dalam mendukung program nasional P4GN. Kami ingin memastikan setiap insan KAI memiliki pemahaman yang kuat mengenai bahaya narkotika serta mampu menjadi agen pencegahan di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat. Dengan SDM yang sehat dan berintegritas, kami dapat terus menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan andal,” ujar Lutfi.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN Provinsi Sumatera Barat, Toton Rasyid, S.H., M.H., memberikan pemaparan mengenai berbagai ancaman penyalahgunaan narkotika beserta dampaknya terhadap kesehatan, kehidupan sosial, dan produktivitas kerja. Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan serta keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha, dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada para peserta untuk memperdalam pemahaman mengenai strategi pencegahan narkotika di lingkungan kerja. Antusiasme peserta mencerminkan tingginya kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan kerja yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Sebagai bentuk penguatan sinergi, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat dan Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Barat tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika. Kesepakatan ini menjadi landasan pelaksanaan berbagai program kolaboratif, mulai dari edukasi, sosialisasi, deteksi dini, hingga langkah-langkah preventif lainnya dalam mendukung implementasi Program P4GN secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menegaskan bahwa kolaborasi dengan BNN merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat budaya keselamatan dan integritas di lingkungan kerja.

“Keselamatan operasional tidak hanya ditentukan oleh keandalan sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankan operasional tersebut. Karena itu, KAI Divre II Sumbar akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk BNN, guna memastikan seluruh pekerja terbebas dari penyalahgunaan narkotika sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelas Reza.

Melalui kegiatan ini, KAI Divre II Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Program P4GN sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang profesional, berintegritas, dan bebas narkoba. Sinergi yang terjalin dengan BNN Provinsi Sumatera Barat diharapkan mampu memperkuat budaya pencegahan serta meningkatkan kesadaran seluruh pekerja dalam menjaga diri, lingkungan kerja, dan keselamatan operasional perkeretaapian.(*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.