Latest Post

 

INFONEWS -Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, SH, melaksanakan reses masa sidang I tahun 2026 memilih lapangan hijau sebagai tempat menjemput aspirasi masyarakat, khususnya insan sepak bola Kota Padang. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Sepak Bola Yudha Sakti, 133 Kompi Batalyon Air Tawar, Padang,Minggu (6/9/2026).

Sejumlah insan sepak bola hadir, mulai dari pengurus SSB, atlet, pelatih, official hingga para pecinta olahraga paling populer di dunia tersebut.

“Reses ini memang tugas kita sebagai anggota DPRD untuk menjemput aspirasi masyarakat. Tapi saya sengaja datang ke lapangan, karena sepak bola ya tempatnya di lapangan. Kita ingin mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan SSB, pelatih, atlet dan insan sepak bola,” ujar Mastilizal Aye.

Menurutnya, Kota Padang sesungguhnya tidak kekurangan talenta sepak bola. Anak-anak yang memiliki kemampuan bermain bola cukup banyak. Persoalannya adalah bagaimana potensi tersebut dibina secara serius, konsisten dan berkelanjutan.

“Kita punya banyak anak-anak berbakat. Jangan sampai bakat mereka berhenti hanya karena tidak ada fasilitas, tidak ada kompetisi, atau pembinaannya tidak berkelanjutan. Anak-anak ini adalah aset Kota Padang. Mereka harus kita siapkan sejak usia dini,” tegasnya.

Mastilizal Aye menilai, pembinaan sepak bola harus memiliki arah yang jelas. SSB tidak boleh hanya menjadi tempat anak-anak bermain bola pada sore hari, tetapi harus menjadi bagian dari sistem pembinaan atlet yang terukur.

“Kita jangan berpikir hari ini anak masuk SSB, besok langsung menjadi pemain hebat. Tidak begitu. Ada proses. Ada latihan, disiplin, kompetisi dan pendampingan. Karena itu SSB harus diperkuat. Pelatihnya harus terus meningkatkan kapasitas, kompetisinya harus ada, dan fasilitas latihannya juga harus memadai,” katanya.

Ia menyebut, semakin banyak anak dan remaja yang memiliki aktivitas positif, semakin besar pula peluang mereka terhindar dari berbagai perilaku negatif.

Ia berharap pembinaan sepak bola di Kota Padang mendapat perhatian secara bersama-sama. Tidak hanya menjadi tanggung jawab PSSI atau pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan klub, SSB, orang tua, pelatih, tokoh masyarakat dan dunia usaha.

“Kalau kita ingin sepak bola Padang naik kelas, tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. PSSI tidak bisa sendiri, pemerintah tidak bisa sendiri, DPRD juga tidak bisa sendiri. Kita harus duduk bersama. Apa yang menjadi persoalan kita carikan jalan keluarnya bersama,"pungkasnya.(*).

 

INFONEWS- Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri,SAP pada kegiatan reses masa sidang 1 tahun 2026 langsung turun ketengah masyarakat menjaring aspirasi warga di Komplek Jala Utama 2 RT 04 RW 11 Kelurahan Parak Laweh Pulau Aia Nan XX Lubuk Begalung, pada Sabtu (5/9/2026).

Terlihat antusias warga mengikuti reses tersebut serta turut hadir Camat Lubeg diwakili Kasi Pem, Lurah Parak Laweh Pulai Aia Nan XX, Ketua LPM, RT dan RW,Bundo Kanduang,Kader PKK, tokoh masyarakat serta pemuda setempat.

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri menyampaikan pada reses I tahun 2026 ini sengaja hadir ditengah warga khusnya di komplek Jala Utama 2 RT 04 RW 11 Kel. Parak Laweh Pulau Aia Nan XX Lubuk Begalung ini guna menjemput aspirasi warga yang nantinya kita realisasikan pada 2027.

Jupri juga mengatakan bahwa untuk pokir tahun 2026 ini pada bulan ini akan ada pembangunan yang dilaksanakan disini.















Dalam sesi tanya jawab bersama warga ada beberapa aspirasi yang kita tampung yakni betonisasi jalan,perbaikan drainase ,perlengkapan posyandu dan PKK, bantuan untuk TPQ Masjid Muhajirin,bantuan sarana olahraga berupa tenis meja, pembuatan lapangan senam serta taman tematik.

Kemudian permintaan baju seragam grup senam serta sound system, PJU karena banyak tidak ada penerangan lampu dibeberapa titik jalan serta bantuan kongsi kematian dan posyandu.
Jupri mengatakan, semua aspirasi yang ditampung dalam reses ini, akan diperjuangkan agar terealisasi. Apa - apa yang urgent nanti akan kita perjuangan untuk terealisasi di tahun 2027.

Terakhir Jupri menyampaikan bahwa selama dirinya masih dipercaya menjadi wakil rakyat di DPRD Kota Padang, Insya Allah dirinya akan memperjuangkan pembangunan yang maksimal di daerah pemilihannya Kecamatan Lubuk Begalung, Bungus Teluk Kabung. Dan tentunya khusus untuk Kelurahan Gurun Laweh dan Parak Laweh Pulau Aia Nan XX ini, " pungksanya .(bim)

 

INFONEWS- Reses I tahun 2026,Ketua DPRD Kota Padang H.Muharlion,S.Pd,MM.,tampung aspirasi warga dan langsung turun melihat kondosi lapangan di Komplek Graha Bungo Mas RT 05 RW 01 Kelurahan Bungo Pasang Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (5/9/2026).

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion menyampaikan, pada hari Sabtu spre ini kita bisa bersilaturahim di Komplek Gerahan Bunga Mas RT05 RW01 Graha Bunga Mas di RT05 RW1, memang kemarin kita aspirasi dari masyarakat ini kan mereka sudah ada lebih dari 300 KK di sini.Ada berarti lebih kurang 300 lebih rumah yang dihuni lah yang ada hari ini, rumahnya mungkin lebih dari itu.

Dikatakan, usulan mereka kan pembangunan jalan, kemarin di 2026 memang sudah kita realisasikab sebagian.Dan memang hari ini kita lihat langsung di lapangan kondisinya memang sangat memperhatikan.Mungkin jalan utama ini di 2027 kita bisa selesaikan secara bertahap untuk proses pembangunan yang telah dilaksanakan.

Selain tadi yang pertama jalan utama,jalan lingkungan yang kita tampung aspirasi warga,
kemudian juga tadi di sini posyandunya belum ada, sementara mereka rata-rata ini usia pasangan produktif nih, balitanya banyak.
Iya. Sementara ada 300 KK disini, posyandu masih keluar.

"Jadi harapan mereka punya posyandu disini
termasuk gedung untuk posyandu juga belum ada, tempat fasilitas untuk berkumpul
pos pemuda atau balai warga ini belum ada
itu aspirasi mereka," ujarnya.

Selain itu kata Muharlion, juga yang sangat dirasakan ini disini maslah banjir. Nah disiini sudah hujan lebat rata-rata daerah Bunga Pasang
ini,Sungai tarung ini lah umumnya ini banjir.

Maka memang pengendalian banjir secara keseluruhan harus ada alirannya sampai ke Linggar Jati.Persoalan ini kita coba nanti diskusikan dengan Balai Sungai, ini kan bukannya tanggung jawab kota. Nanti kita coba carikan solusi untuk persoalan kita yang ada di sini.

"Ya, cuma mungkin mudah-mudahan nanti dukungan dari semua pihak, lahan juga tersedia dan bisa dikonsolidasi sehingga progresnya berjalan dengan baik," pungkasnya.

Sementara Ketua RT setempat menyampaikan terima kasih banyak kepada Ketua DPRD Kota Kota Padang, Bapak H.Muharlion. Harapan kami ibaratnya beliau sudah mengasih permulaan kami, jalan utama itu sekitar seratusan meter, dan harapannya mungkin dapat diselesaikan di tahun depan setidaknya. Jalan utama kami ini dapat kami lalui tanpa ada kendala,.karena banyak kerusakan motor dan mobil di sini, jadi mungkin harapan kami itu yang utamanya,"pungkasnya. (bim)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api, khususnya di perlintasan sebidang. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kegiatan Tilik Petugas Jaga Lintasan (PJL), yakni pemeriksaan lapangan yang dilakukan secara langsung untuk memastikan pelaksanaan tugas penjagaan perlintasan berjalan sesuai standar keselamatan yang telah ditetapkan.

Tilik PJL menjadi bagian dari tambahan program peningkatan keselamatan KAI Divre II Sumatera Barat yang berorientasi pada pengawasan langsung terhadap kondisi di lapangan. Melalui kegiatan ini, manajemen dapat melihat kesesuaian antara pelaksanaan tugas dengan prosedur yang berlaku sekaligus mengidentifikasi potensi risiko yang perlu segera mendapatkan perhatian.

Program tersebut dilaksanakan secara rutin setiap hari Sabtu dengan melibatkan para pimpinan unit dan manajemen KAI Divre II Sumatera Barat. Keterlibatan tersebut mencakup berbagai unsur unit kerja, tidak hanya dari bidang operasional dan teknis, tetapi juga unit administrasi. Pola ini menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab seluruh insan KAI.

Dalam pelaksanaannya, Tilik PJL dibagi menjadi lima kelompok yang mengusung nilai budaya kerja CITAR, yaitu Commitment, Integrity, Teamwork, Accountability, dan Responsibility. Setiap kelompok terdiri atas sedikitnya lima orang dari unsur manajemen KAI Divre II Sumatera Barat dan melakukan pemeriksaan pada minimal tiga lokasi.

Sebagai contoh, pada pelaksanaan Tilik PJL Kelompok Integritas, kali ini melakukan pemeriksaan di tiga lokasi, yaitu Stasiun Pauh Lima, JPL 08 Koto Luar, dan PJL 07 Pauh Lima. Pemeriksaan dilakukan dengan mengamati secara langsung kesiapan petugas serta kondisi lingkungan dan fasilitas yang mendukung pelaksanaan pengamanan perlintasan.

Aspek yang diperiksa meliputi kehadiran dan kesiapan PJL, kelengkapan peralatan keselamatan, kondisi pos jaga, pemahaman petugas terhadap prosedur kerja, serta pelaksanaan pengamanan ketika kereta api akan melintas. Pemeriksaan juga menjadi kesempatan bagi tim untuk memberikan penguatan dan pembinaan apabila ditemukan hal-hal yang perlu diperbaiki.

Kepala KAI Divre II Sumatera Barat, Lutfi Wijaya mengatakan bahwa pengawasan langsung diperlukan untuk memastikan standar keselamatan tidak berhenti pada ketentuan tertulis, tetapi diterapkan secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Keselamatan merupakan prioritas utama dalam seluruh kegiatan operasional KAI. Karena itu, kami perlu memastikan secara langsung bahwa prosedur yang telah ditetapkan benar-benar dilaksanakan di lapangan. Tilik PJL memberikan kesempatan kepada manajemen untuk melihat kondisi aktual, menemukan potensi risiko, dan mengambil langkah perbaikan secara lebih cepat dan tepat,” ujar Lutfi.

Menurut Lutfi, pendekatan tersebut juga penting untuk membangun pola kerja yang lebih preventif. Setiap catatan yang diperoleh dari lapangan harus dipandang sebagai informasi untuk melakukan perbaikan sebelum berkembang menjadi potensi gangguan terhadap keselamatan.

“Kami ingin membangun budaya keselamatan yang kuat melalui kepedulian dan kepekaan seluruh jajaran. Setiap orang harus mampu mengenali potensi risiko di lingkungan kerjanya, menyampaikan temuan, dan memastikan tindak lanjutnya. Dengan begitu, keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas yang berada di garis depan, tetapi menjadi bagian dari tanggung jawab seluruh insan KAI,” tambah Lutfi.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab mengatakan bahwa Tilik PJL juga menjadi sarana untuk memastikan kesiapan petugas dalam menjalankan fungsi pengamanan perlintasan secara disiplin dan sesuai ketentuan.

“PJL memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan di perlintasan sebidang. Karena itu, kesiapan personel, penguasaan prosedur, serta kondisi fasilitas pendukung perlu dipastikan secara berkala. Melalui Tilik PJL, pemeriksaan dilakukan langsung di lokasi sehingga manajemen dapat memperoleh gambaran yang lebih objektif mengenai pelaksanaan tugas,” ujar Reza.

Reza menambahkan bahwa hasil pemeriksaan tidak berhenti pada pencatatan. Setiap hasil Tilik PJL didokumentasikan dan disampaikan kepada unit terkait sebagai dasar untuk melakukan tindak lanjut, baik berupa perbaikan fasilitas, penyempurnaan pelaksanaan tugas, maupun pembinaan terhadap petugas apabila diperlukan.

“Setiap catatan dilapangan harus menghasilkan tindak lanjut. Karena itu, hasil Tilik PJL menjadi bagian dari proses evaluasi manajemen untuk memastikan perbaikan benar-benar dilaksanakan. Dengan mekanisme tersebut, pengawasan dapat berjalan dalam satu siklus yang jelas, mulai dari pemeriksaan, pencatatan, tindak lanjut, hingga evaluasi,” jelas Reza.

KAI Divre II Sumatera Barat secara berkelanjutan juga melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang, di antaranya melalui pemeriksaan rutin, pembinaan petugas, edukasi kepada masyarakat, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait.

KAI mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk selalu berhati-hati ketika melintasi perlintasan sebidang. Pengguna jalan wajib berhenti, melihat, dan memastikan aman sebelum melintas, mematuhi rambu serta ketentuan lalu lintas, dan tidak menerobos ketika kereta api akan melintas.

Melalui pengawasan yang konsisten, evaluasi berbasis kondisi lapangan, serta keterlibatan seluruh unsur manajemen, KAI Divre II Sumatera Barat berkomitmen untuk terus memperkuat budaya keselamatan dan menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, selamat, nyaman, dan andal bagi masyarakat.(*)

  

INFONEWS-Sepak bola Kota Padang harus bangkit. Bukan hanya mengejar kemenangan di atas lapangan, tetapi membangun pembinaan yang kuat agar lahir generasi pesepak bola yang mampu mengharumkan nama Kota Padang.

Semangat itu mengemuka dalam kegiatan reses masa sidang I tahun 2026/2027 Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, SH, yang secara khusus menjemput aspirasi insan sepak bola, mulai dari Sekolah Sepak Bola (SSB), atlet, pelatih hingga official se-Kota Padang.

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Palanta Wali Kota Padang, Jalan A Yani, Sabtu (5/9/2026), tersebut menjadi ruang bertemunya para pelaku sepak bola dengan wakil rakyat untuk membicarakan berbagai persoalan sekaligus mencari jalan keluar bagi kemajuan sepak bola di Kota Padang.

Mastilizal Aye menegaskan, reses tidak hanya menjadi agenda formal bertemu masyarakat, tetapi momentum untuk mendengar langsung kebutuhan dan persoalan yang dihadapi para pelaku olahraga, khususnya pecinta sepak bola.
Menurutnya, sepak bola memiliki kekuatan besar dalam membentuk karakter sekaligus menjadi salah satu sarana efektif untuk mengarahkan generasi muda ke kegiatan yang positif.

“Sepak bola bukan hanya soal menang dan kalah. Di dalamnya ada pembinaan karakter, disiplin, kerja sama dan semangat pantang menyerah. Ini juga menjadi salah satu cara kita mengatasi kenakalan remaja,” tegas Aye.

Ia menilai, potensi pesepak bola muda di Kota Padang sangat besar. Karena itu, potensi tersebut harus dirawat melalui pembinaan yang berkelanjutan, dukungan terhadap SSB, peningkatan kualitas pelatih serta perhatian terhadap atlet-atlet muda.

“Kita ingin sepak bola Padang kembali berjaya. Untuk itu, semua harus duduk bersama. SSB, atlet, pelatih, official dan pemerintah harus memiliki tekad yang sama. Kalau kita bersatu, insyaallah prestasi akan mengikuti,” ujarnya.

Aye juga menekankan pentingnya menjadikan pembinaan usia dini sebagai fondasi utama. Menurutnya, prestasi tidak bisa dibangun secara instan, melainkan harus dimulai dari lapangan-lapangan tempat anak-anak berlatih sejak usia dini.

Reses tersebut dihadiri para pengelola SSB, atlet, pelatih dan official sepak bola se-Kota Padang. Kehadiran mereka menjadi gambaran bahwa geliat sepak bola di Kota Padang masih sangat kuat dan membutuhkan ruang pembinaan yang lebih serius serta berkesinambungan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang, Eka Putra Buhari, turut memberikan pandangan terkait pengembangan olahraga, khususnya sepak bola di Kota Padang.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen untuk mendorong kemajuan olahraga melalui sinergi dengan berbagai pihak, termasuk klub, SSB, pelatih dan insan olahraga.
Pertemuan tersebut pun diharapkan tidak berhenti sebagai forum menyerap aspirasi. Lebih jauh, menjadi titik awal untuk menyatukan langkah dan membangun ekosistem sepak bola Kota Padang yang lebih kuat.

Sebab, dari lapangan kecil tempat anak-anak menendang bola hari ini, bisa lahir pemain besar yang mengibarkan nama Kota Padang di pentas yang lebih tinggi.(*)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali membuka rekrutmen pegawai tahun 2026. Seiring dengan dibukanya kesempatan tersebut, KAI mengimbau masyarakat, khususnya calon pelamar, untuk mewaspadai berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan.

KAI menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen dilakukan secara resmi, transparan, dan tidak dipungut biaya. KAI juga tidak menyediakan jalur khusus, jasa perantara, maupun pihak tertentu yang dapat menjamin kelulusan calon pelamar.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab mengatakan bahwa seluruh calon pelamar memiliki kesempatan yang sama dan wajib mengikuti setiap tahapan seleksi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan perusahaan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya apabila ada pihak yang mengatasnamakan KAI dan meminta sejumlah uang, mengarahkan untuk menggunakan jasa tertentu, atau menjanjikan kelulusan. Seluruh proses rekrutmen KAI dilakukan secara transparan dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh calon pelamar yang memenuhi persyaratan,” ujar Reza.

KAI juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap akun media sosial palsu, pesan berantai, maupun tautan yang menggunakan nama, logo, dan identitas perusahaan untuk menawarkan lowongan pekerjaan. Calon pelamar diminta memastikan informasi yang diperoleh berasal dari kanal resmi KAI.

Modus penipuan yang perlu diwaspadai antara lain permintaan biaya administrasi, biaya seleksi, pemberkasan, transportasi maupun akomodasi. Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya terhadap pihak yang menawarkan jasa pemesanan hotel, transportasi atau akomodasi tertentu dengan alasan untuk kepentingan proses rekrutmen, maupun pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang.

“Apabila ada pihak yang meminta uang, mengarahkan calon pelamar untuk menggunakan jasa tertentu, atau menjanjikan kelulusan, kami meminta masyarakat untuk tidak mempercayainya. Jangan memberikan uang maupun data pribadi kepada pihak yang tidak dapat dipastikan keabsahannya,” tegas Reza.

Pada rekrutmen tahun 2026, KAI membuka kesempatan bagi masyarakat dengan berbagai latar belakang pendidikan, mulai dari lulusan SLTA, D3, hingga D4/S1. Pendaftaran akun rekrutmen mulai dibuka pada 4 September 2026, sedangkan periode pendaftaran dan pemilihan formasi berlangsung pada 7–10 September 2026.

Seluruh proses rekrutmen dilakukan secara daring melalui situs resmi KAI di karier.kai.id. Masyarakat diminta memastikan informasi yang diperoleh dan diikuti berasal dari kanal resmi perusahaan serta tidak melakukan pendaftaran melalui pihak ketiga.

Pada rekrutmen tahun ini, KAI membuka sejumlah posisi di bidang operasional, pelayanan, teknik, logistik, kesehatan, dan administrasi.

Untuk lulusan SLTA, formasi yang tersedia antara lain kondektur, masinis, serta pemeliharaan sarana dan prasarana. Sementara lulusan D3 dapat mengikuti seleksi untuk posisi kondektur, operasional yang mencakup masinis dan asisten PPKA, operator KPJR, pemeliharaan sarana dan prasarana, paramedis, serta administrasi.

Adapun lulusan D4/S1 dapat mengikuti seleksi untuk posisi administrasi legal, staf logistik dan bangunan, serta petugas Negative Check Sintelis dan Fasilitas.

Proses seleksi dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari seleksi administrasi, kesehatan awal, psikologi, wawancara hingga kesehatan akhir. Kelulusan peserta ditentukan berdasarkan hasil setiap tahapan seleksi dan kesesuaian dengan kebutuhan formasi perusahaan.

KAI juga menegaskan tidak menerapkan sistem pengembalian biaya transportasi maupun akomodasi yang berkaitan dengan proses rekrutmen. Oleh karena itu, calon pelamar tidak perlu mengeluarkan biaya kepada pihak mana pun selama mengikuti seluruh tahapan seleksi.

Reza mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga proses rekrutmen KAI agar tetap bersih, transparan, dan bebas dari praktik percaloan.

“Rekrutmen resmi KAI dilakukan melalui kanal resmi, tidak dipungut biaya, dan tidak menggunakan jasa calo. Kami mengajak masyarakat untuk selalu teliti dalam menerima informasi dan tidak mudah percaya terhadap tawaran yang menjanjikan kelulusan. Mari bersama-sama menjaga proses rekrutmen agar tetap bersih, transparan, dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon pelamar,” kata Reza.

Masyarakat yang menemukan informasi atau proses rekrutmen yang mencurigakan dapat melakukan konfirmasi melalui Contact Center KAI 121 atau 021-121, WhatsApp KAI di 0811-2223-3121, serta media sosial KAI 121 @kai121_.

KAI mengimbau seluruh calon pelamar untuk mengabaikan pesan berantai, unggahan media sosial maupun tautan rekrutmen dari sumber tidak resmi, terutama apabila disertai permintaan transfer uang, permintaan data pribadi, penggunaan jasa tertentu, atau janji kelulusan.(*)

 

INFONEWS-Perguruan Sakato Semen Padang akhirnya keluar sebagai Juara Umum I pada Kejuaraan Padang Pencak Silat Open 2026 yang digelar di GOR FKKS PT Semen Padang, Kota Padang, Sumatera Barat, pada 3 hingga 5 September 2026.

Sakato Semen Padang tampil sebagai juara umum setelah berhasil mengoleksi 24 medali emas dalam kejuaraan pencak silat bergengsi tersebut.

Posisi Juara Umum II diraih Perguruan Perisai Diri dengan perolehan 21 medali emas. Sementara Juara Umum III ditempati Perguruan Tapak Suci yang berhasil mengumpulkan 10 medali emas.

Kejuaraan Padang Pencak Silat Open 2026 berlangsung meriah dan diikuti oleh para pesilat dari berbagai perguruan.

Dalam kejuaraan tersebut, panitia juga menyediakan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor bagi Juara Umum, serta berbagai hadiah menarik lainnya bagi para pemenang.
Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Padang, Zulhardi Z. Latif, mengucapkan selamat kepada Perguruan Sakato Semen Padang yang berhasil meraih Juara Umum I.

Ia mengapresiasi seluruh atlet, pelatih, perguruan, serta pihak yang telah berpartisipasi dan menyukseskan pelaksanaan Padang Pencak Silat Open 2026.

“Selamat kepada Sakato Semen Padang yang berhasil menjadi Juara Umum. Begitu juga kepada Perisai Diri dan Tapak Suci yang telah menunjukkan prestasi luar biasa. Ini membuktikan bahwa pembinaan pencak silat terus berkembang dan memiliki potensi besar,” ujar Zulhardi.

Selanjutnya, Zulhardi berharap kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi sarana pembinaan dan evaluasi bagi para pesilat untuk meningkatkan kemampuan.
Ia berharap dari kejuaraan tersebut akan lahir atlet-atlet pencak silat Kota Padang yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional.

“Semoga melalui kejuaraan ini muncul bibit-bibit pesilat berprestasi yang nantinya mampu membawa nama Kota Padang dan Sumatera Barat ke tingkat yang lebih tinggi,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Ketua IPSI Kota Padang juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Devi Febrida atas perhatian serta dukungan yang diberikan sehingga Padang Pencak Silat Open 2026 dapat terlaksana dengan sukses.

Dukungan tersebut, kata Zulhardi, termasuk dalam penyediaan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor bagi Juara Umum.
“Terima kasih atas perhatian dan dukungan Devi Febrida. Mudah-mudahan dari kejuaraan ini lahir atlet pencak silat Kota Padang yang mampu berprestasi di tingkat nasional,” katanya.

Zulhardi menegaskan, IPSI Kota Padang akan terus mendorong pelaksanaan berbagai kejuaraan pencak silat sebagai bagian dari pembinaan atlet secara berkelanjutan.

"Dengan semakin banyaknya kompetisi yang digelar, diharapkan mental bertanding dan kualitas teknik para pesilat terus meningkat sehingga Kota Padang dapat melahirkan generasi atlet pencak silat yang berprestasi," ucapnya.(*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.