Latest Post

Alvin Pusaka persembahan mendali emas dari ajang Kejuaraan Pencak Silat Gelanggang Silat Hangtuah Sumatra Open,Riau untuk Perguruan Silat Surya Sakti serta FIK UNP Padang. 

INFONEWS-Prestasi membanggakan kembali diukir Alvin Pusaka. Mendali Emas (Juara I) diraih dan dipersembahkan bagi perguruan Silat Surya Sakti serta FIK Universitas Negeri Padang dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Gelanggang Silat Hangtuah Sumatra Open yang berlangsung  pada 7 - 8 Februari 2026 di Stadion Kaharudin Nasution Hall A Sport Center Rumbai, Pekanbaru, Riau.

Kejuaraan yang mengangkat tema “Menciptakan SILATurahmi dalam Olah Raga Pencak Silat. Dengan Pencak Silat, Satukan Tekad, Membangun Karakter Bangsa” tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus arena kompetitif bagi atlet-atlet pencak silat dari berbagai daerah.

Alvin Pusaka mewakili Perguruan Silat Surya Sakti, serta mahasiswa (NIM ), Mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan pada Departemen Kesehatan dan Rekreasi, UNP Padang ini dalam persaingan yang ketat mampu menunjukkan performa teknik, ketahanan fisik, serta kematangan mental bertanding yang optimal hingga berhasil menempati posisi tertinggi pada kategorinya.

Alvin Pusaka tampil dominan dan sukses mengamankan posisi puncak pada kategori Tanding Kelas A (45 kg– 50 kg) Putra Tingkat Dewasa.

Keberhasilan Alvin Pusaka dalam meraih prestasi dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat ini tidak lepas dari bimbingan dan didikan Irsyad Hardani S.A.P, selaku pelatih di Perguruan Silat Surya Sakti.

Mewakili Ketum Perguruan Silat Surya Sakti, H.Maigus Nasir M.Pd (Wawako Padang). Irsyad Hardani S.A.P, selaku pelatih menyampaikan bahwa sosok nama Alvin Pusaka dari usai pra remaja (SMP) sampai jadi mahasiswa (dewasa) cukup di kenal oleh para atlit, pelatih,beserta wasit juri yang ada di Provinsi Riau. Dalam setiap pertandingan dengan peforma main yang bagus, hampir setiap event yang di ikutinya selalu meraih mendali emas, juara 1.

Berharap kedepannya dengan prestasi-prestasi yang diperjuangkan, diraih dan dipertahankan bisa membawa karier di ajang Kejuaraan Pencak Silat yang lebih tinggi lagi.

Alvin menunjukkan disiplin, semangat, dan mental bertanding yang sangat baik sejak latihan hingga pertandingan. Berharap kedepannya dengan prestasi-prestasi yang diraih dan dipertahankan bisa membawa karier di ajang Kejuaraan Pencak Silat yang lebih tinggi lagi.

"Prestasi ini bukan hanya soal medali, tetapi hasil dari kerja keras dan konsistensinya. "Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus berkembang, tetap rendah hati, dan meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” ujarnya.

Kepala Departemen Kesehatan dan Rekreasi FIK UNP, Dr. Ridho Bahtra, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih. Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengintegrasikan ilmu keolahragaan yang dipelajari secara akademik dengan praktik nyata di lapangan.

Prestasi Alvin Pusaka di tingkat nasional diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri melalui kegiatan akademik maupun kompetisi olahraga. Universitas Negeri Padang, khususnya Fakultas Ilmu Keolahragaan, akan terus berkomitmen mendukung pembinaan mahasiswa agar mampu berprestasi, menjaga nilai-nilai budaya olahraga.


Sementara Alvin Pusaka saat diwawancarai menyampaikan rasa bersyukur atas pengalaman yang didapatkannya selama mengikuti ajang ini.

“Ajang ini sangat luar biasa karena bisa bertemu banyak atlet hebat dan menambah pengalaman bertanding.Semoga ke depan saya bisa terus meningkatkan kemampuan, tetap disiplin dalam latihan, dan membawa prestasi yang lebih baik lagi kedepannya,"harapan Alvin anak ke tiga dari pasangan Rianto Pusaka (Anto Naga/Ayah) dan Marjalis (Ibu).(bim)

Infonews - Alat geolistrik adalah perangkat survei geofisika yang digunakan untuk memetakan struktur bawah permukaan tanah, mendeteksi air tanah, dan mineral, dengan mengukur nilai tahanan jenis (resistivitas) batuan. 


Alat ini bekerja dengan cara menginjeksikan arus listrik ke dalam tanah melalui elektroda, lalu merekam beda potensial yang dihasilkan.


Pada kesempatan tersebut Babinsa Koramil 01/Sikabaluan, Kodim 0319/Mentawai, Serda Irfan Munthe bersama tim Koramil 01/Sikabaluan dan Camat Siberut Utara petakan lokasi pendeteksi sumber air.


Dalam giat itu Serda Irfan Munthe jelaskan pengunaan alat geolistrik kepada Camat Siberut Utara Panukanan untuk memulai pengecekan dan mengukur kedalam tanah sumber air.


"Alat tersebut perlu di maksimalkan kedalamannya sehingga pencarian sumber mata air di pastikan ada dan bisa digunakan masyarakat nantinya" tutur Babinsa.


Kemudian dia juga menjelaskan ketika sudah ditemukan titik sumber air menggunakan alat geolistrik ini baru bisa di lakukan pembuatan tempat bangunan sumur bor.


Kegiatan pengecekan sumber air menggunakan alat geolistrik ini, sebut Babinsa guna membantu kebutuhan air bersih untuk masyarakat yang berada di wilayah Koramil 01/Sikabaluan.


"Semoga kegiatan pengecekan sumber air bersih ini dapat terwujud dan memberikan manfaatkan kepada masyarakat setempat" ucapnya mengakhiri



Editor : Tim Redaksi

 

INFONEWS- Banyak pekerjaan rumah yang mesti di selesaikan Kota Padang saat ini. Berbagai persoalan ditengah masyarakat seperti kenakalan remaja yakni aksi tauran, balapan liar,  hingga penggunaan dan pengedaran narkoba menjadi konsentrasi yang mesti di atasi secara bersama - sama.

Momentum bulan suci Ramadhan, tentunya menjadi peluang bagi segenap lapisan Pemerintah, aparat hukum, wakil rayat dan masyarakat untuk secara bersama mengatasi persoalan yang melanda generasi muda tersebut.

Hal tersehut disampaikan anggota DPRD Kota Padang Surya Jufri, dalam agenda Safari Ramadhan 1447 H/2026 M, di Masjid Sarul Jadid Pondok Ranah Minang,Kelurahan Koto Lalang, pada Minggu malam (22/2/2026)

“Kita harus secara bersama dan butuh perhatian semua lapisan dalam menagatasi persoalan remaja ini, sehingga tidak berdampak buruk pada perkembangan mereka,” ujar wakil rakyat yang biasa dipanggil Bitel ini.

Pada Safari Ramadhan tersebut, Surya Jufri Bitel menyerahkan bantuan kepada Masjid Darul Jadid sebesar Rp. 25 juta di terima langsung Ketua Masjid Darul Jadid Nafi Naswandi di Saksikan Ketua RW 05 Pondok Ranah Minang Kelurahan Koto Lalang Defri Mulyadi.

Mewakili warga dan jemaah masjid Darul Jadid Perumahan Pondok Ranah minang, kami ucapkan terimakasih dan apresiasi yang sebesarnya kepada pak Bitel yang selalu menyampaikan Pokok Pikirannya ke daerah kami.

"Besarnya perhatian anggota DPRD Suryajufri Bitel terhadap kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan, membuat fasilitas umum seperti jalan, bantuan masjid bahkan sarana kebersihan ikut dibenahi. Adanya bantuan secara produktif sehingga akan mendorong peningkatan ekonomi dan kesejahteraan warga,”ungkap Ketua RW 05 Kelurahan Koto lalang yang biasa dipanggil imung ini.(*)

 

INFONEWS-Setelah menampung aspirasi tokoh masyarakat di RW 11, Kelurahan Banuaran Nan XX pada Ahad (22/2/2026) sore, H. Rusdi yang merupakan Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang ini langsung menghubungi pihak penerangan jalan umum, Dinas Perhubungan Kota Padang.

Senin (23/2/2026) pagi, H. Rusdi kembali hadir di RT 04 RW 11 Kelurahan Banuaran Nan XX. Namun, kali ini H. Rusdi datang bersama dua orang konsultan PJU.

"Anggaran PJU ini merupakan aspirasi Ketua RT 04 RW 11, Pak Saribulih. Maka kita anggarkan dalam bentuk Pokir sebesar Rp125 juta. Kita minta Pak Saribulih ikut mendampingi titik pemasangan di Perumahan Mitra Utama 2 dan Mitra Utama 3," ujar H. Rusdi yang merupakan Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang.

H. Rusdi menegaskan langkah ini sebagai komitmennya untuk menciptakan daerah pemilihannya (Banuaran dan Koto Baru) menjadi terang benderang.

Ketua RT 04 RW 11, Saribulih didampingi Pengurus Masjid Al Quwait, Zulham Efendi sangat berterimakasih pada H. Rusdi.

Saribulih yang juga Pembina Yayasan Berkah Amal Salih (yBAS) ini menambahkan selain pemasangan PJU pada 18 titik, H. Rusdi juga akan menyalurkan dana safari Ramadhan untuk Masjid Al Quwait sebesar Rp 25 juta.

"Alhamdulillah. Pak Rusdi juga akan menyalurkan dana safari Ramadhan untuk Masjid Al Quwait pada nanti malam. Kita akan manfaatkan dana ini untuk menambah daya listrik, beli tikar, renovasi teras dan untuk soundsystem," ujar Zulham Efendi. (*)

 

INFONEWS - Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Rachmad Wijaya, melakukan kunjungan ke Pasar Raya Fase VII, Sabtu (21/2/2026) sore. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti berbagai keluhan pedagang sekaligus memastikan pengelolaan fasilitas publik berjalan sesuai aturan.

Dalam peninjauan tersebut, Rachmad menemukan adanya dugaan pungutan liar pada sejumlah fasilitas pendukung pasar. Salah satunya adalah pungutan biaya penggunaan toilet umum sebesar Rp2.000 hingga Rp3.000 per orang.

Menurut Rachmad, biaya tersebut seharusnya tidak lagi dibebankan kepada masyarakat karena anggaran perawatan dan jasa kebersihan sudah dialokasikan melalui APBD Kota Padang.

“Fasilitas WC ini sudah dianggarkan, termasuk biaya cleaning service. Jadi tidak semestinya ada pungutan tambahan kepada pedagang maupun pengunjung,” tegas Rachmad di sela-sela sidak.

Selain itu, ia juga menyoroti pungutan parkir di dalam kawasan Fase VII yang berkisar antara Rp3.000 hingga Rp5.000. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, dana tersebut diduga tidak masuk ke kas daerah.

“Kami sudah konfirmasi langsung. Informasi yang kami peroleh, uang parkir itu tidak tercatat sebagai pendapatan daerah. Ini tentu harus segera ditertibkan,” ujarnya.

Rachmad menegaskan, Pasar Raya Fase VII dibangun menggunakan dukungan anggaran pusat sekitar Rp103 miliar. Karena itu, ia menilai pengelolaan pasar harus transparan dan tidak memberatkan pedagang, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

Ia memastikan Komisi II DPRD Padang akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan menindak tegas jika terbukti terjadi praktik pungli.

Tak hanya soal pungutan, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan Rachmad untuk mendengar langsung keluhan pedagang. Sejumlah persoalan yang disampaikan antara lain sirkulasi udara yang dinilai kurang optimal, ukuran lapak yang sempit, hingga sistem keamanan dan keselamatan kebakaran.

Pedagang menyoroti pentingnya standar operasional keselamatan, terutama setelah kejadian kebakaran sebelumnya yang disebut terkendala tekanan air yang rendah.

“Semua masukan ini akan kami tindak lanjuti bersama Dinas Perdagangan dan instansi terkait. Keselamatan dan kenyamanan pedagang menjadi prioritas,” katanya.

Dalam pertemuan itu, pedagang kaki lima (PKL) juga mengusulkan agar diberikan izin berjualan mulai pukul 17.00 WIB hingga malam selama bulan Ramadan. Mereka menyatakan siap kembali menempati lokasi di basement setelah Lebaran sesuai penataan yang telah ditetapkan.

Rachmad menyebut aspirasi tersebut sudah disampaikan kepada Wali Kota Padang dan saat ini masih dalam pembahasan. Ia berharap keputusan yang diambil nantinya tetap mengedepankan kepentingan pedagang tanpa mengabaikan aturan.

“Kami hadir bukan sekadar melihat, tetapi memastikan ada solusi. Ini bagian dari komitmen kami untuk memperjuangkan hak-hak pedagang,” tutup Rachmad.

Kunjungan ini menjadi bukti sinergi antara DPRD Kota Padang dan DPR RI dalam mengawal pengelolaan fasilitas publik agar lebih transparan, akuntabel, dan berpihak kepada masyarakat.

Dalam kunjungan itu, Rachmad didampingi anggota DPR RI, Andre Rosiade, serta seluruh anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang. Mereka berdialog langsung dengan para pedagang guna menyerap aspirasi dan menggali persoalan yang muncul sejak pasar tersebut beroperasi. (*)

 

INFONEWS -Ketua PMI Kota Padang, Zulhardi Z Latif, menghadiri pembukaan kegiatan Donor Darah dan Bazar HBT–WHBT yang digelar di Gedung HBT, Jalan Kelenteng No. 311 Padang, Sabtu (21/2/2026).

Donor darah dilaksanakan mulai 21 hingga 26 Februari 2026, sementara Bazar HBT–WHBT berlangsung dari 21 Februari hingga 2 Maret 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Dua Tradisi, Satu Kebahagiaan” ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Imlek. Acara tersebut menjadi simbol kebersamaan, toleransi, serta kepedulian sosial di tengah keberagaman masyarakat Kota Padang.

Dalam sambutannya, Zulhardi Z Latif mengapresiasi inisiatif panitia dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan donor darah dan bazar tersebut. 

Ia menilai kegiatan ini bukan hanya mempererat persatuan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan darah.

“Kegiatan donor darah seperti ini sangat membantu ketersediaan stok darah di PMI, terlebih menjelang Ramadan yang biasanya kebutuhan darah tetap tinggi. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendonor dan panitia,” ujarnya.

Selain aksi kemanusiaan kata Zulhardi, bazar tersebut juga menghadirkan pelaku UMKM yang turut meramaikan kegiatan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.(*)

 

INFONEWS -Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Rachmad Wijaya, menegaskan upaya penanganan banjir di kawasan Rawang, Kecamatan Padang Selatan, kini menjadi prioritas nyata, menyusul tersedianya anggaran Rp100 miliar dari pemerintah pusat.

Kepastian anggaran itu disampaikan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, saat bersilaturahmi dengan warga Rawang, Jumat (20/2/2026). Dana tersebut telah dialokasikan melalui Kementerian PUPR dan akan segera memasuki proses tender, dengan target pekerjaan fisik dimulai pada Oktober 2026.


“Ini bukan persoalan satu atau dua tahun. Sudah puluhan tahun warga mengeluhkan banjir di Rawang. Alhamdulillah, sekarang ada kerja nyata dan kepastian anggaran,” ujar Rachmad Wijaya.

Ia menegaskan, koordinasi antara DPRD Kota Padang dan DPR RI menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program tersebut.
Anggaran Rp100 miliar itu akan difokuskan untuk:
• Normalisasi dan perbaikan sistem drainase
• Pembangunan trotoar
• Pemasangan serta peningkatan penerangan jalan umum

Menurut Rachmad, pembenahan tidak hanya bertujuan mengurangi risiko banjir, tetapi juga meningkatkan kualitas tata kota dan kenyamanan lingkungan warga.

“Kita ingin Rawang tidak lagi dikenal sebagai kawasan langganan banjir, tetapi menjadi kawasan yang tertata dan aman,” katanya.

Andre Rosiade menyebut pembenahan Rawang merupakan bagian dari komitmennya kepada masyarakat. Ia memastikan anggaran sudah tersedia dan tinggal menunggu proses administrasi serta tender.Selain proyek infrastruktur, dalam kegiatan tersebut juga diserahkan 1.000 paket sembako senilai sekitar Rp137 juta, serta bantuan lebih dari Rp17 juta untuk balai pemuda, UMKM, RT, anak yatim, dan kegiatan sosial lainnya.

Rachmad Wijaya mengapresiasi perhatian yang diberikan Andre terhadap warga Padang Selatan. Menurutnya, kolaborasi legislatif daerah dan pusat menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat dapat diwujudkan jika diperjuangkan secara konsisten.

Tak hanya fokus pada Rawang, Andre juga tengah memperjuangkan anggaran lebih dari Rp18 triliun untuk pembenahan infrastruktur pascabanjir bandang di Kota Padang dan Sumatera Barat pada tahun anggaran 2026.

Selain itu, untuk sektor air bersih, tersedia alokasi dana pusat sebesar Rp708 miliar guna memperbaiki sarana dan prasarana PDAM yang terdampak bencana.

Bagi Rachmad Wijaya, langkah ini menjadi momentum penting bahwa persoalan banjir dan infrastruktur di Kota Padang tidak lagi sekadar wacana.“Yang dibutuhkan masyarakat adalah hasil nyata. Hari ini kita melihat ada progres yang jelas dan anggaran yang konkret,” tegasnya.

Dengan masuknya proyek pembenahan Rawang ke tahap tender, masyarakat kini berharap realisasi berjalan sesuai jadwal dan mampu menjawab persoalan banjir yang telah berlangsung selama puluhan tahun. (*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.