Latest Post

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan transportasi kereta api selama masa libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 H, libur Waisak, dan Hari Lahir Pancasila yang berlangsung pada 27 Mei hingga 1 Juni 2026. Selama enam hari masa angkutan, KAI Divre II Sumbar berhasil melayani sebanyak 40.514 pelanggan pada berbagai perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Barat.

KA Pariaman Ekspres menjadi layanan yang paling diminati dengan jumlah pengguna mencapai 30.255 penumpang atau setara 119 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 25.440 tempat duduk. Tingginya capaian ini mencerminkan tingginya mobilitas dan perputaran pelanggan pada layanan KA Pariaman Ekspres selama periode libur panjang. Adapun KA Minangkabau Ekspres melayani 5.877 penumpang, sedangkan KA Lembah Anai melayani 4.382 penumpang.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya masyarakat sebagai moda transportasi pilihan untuk berwisata, bersilaturahmi, maupun memenuhi berbagai kebutuhan perjalanan selama masa liburan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa hasil positif ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api yang menawarkan perjalanan aman, nyaman, tepat waktu, serta bebas dari kemacetan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama masa libur panjang. Tingginya jumlah penumpang yang kami layani menjadi motivasi bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memastikan setiap perjalanan berlangsung dengan aman, nyaman, dan selamat hingga tujuan,” ujar Reza.

Sementara itu, Rizki Amanda, mahasiswa Universitas Dharma Andalas sekaligus pengguna jasa KA Pariaman Ekspres, mengaku puas dengan layanan yang diberikan KAI selama masa libur panjang. Menurutnya, kereta api menjadi pilihan transportasi yang nyaman, aman, dan tepat waktu untuk bepergian.

“Saya memilih KA Pariaman Ekspres karena perjalanannya nyaman, tarifnya terjangkau, dan waktunya lebih pasti. Selain itu, kondisi kereta maupun stasiun juga bersih, sehingga membuat perjalanan terasa lebih menyenangkan. Saya berharap pelayanan yang sudah baik ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar Rizki.

Selama periode angkutan libur panjang, Stasiun Padang tercatat sebagai stasiun keberangkatan dengan jumlah pelanggan tertinggi, yakni sebanyak 11.164 penumpang. Berikutnya adalah Stasiun Pariaman dengan 7.594 penumpang, Stasiun Naras sebanyak 3.243 penumpang, Stasiun Air Tawar sebanyak 2.893 penumpang, serta Stasiun Lubuk Alung sebanyak 2.058 penumpang.

Pada sisi kedatangan, Stasiun Padang juga menjadi tujuan favorit pelanggan dengan total kedatangan mencapai 11.526 penumpang. Selanjutnya, Stasiun Pariaman mencatat 8.024 penumpang, Stasiun Air Tawar sebanyak 3.258 penumpang, Stasiun Naras sebanyak 2.365 penumpang, dan Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM) sebanyak 2.108 penumpang.

Guna mendukung tingginya mobilitas masyarakat selama masa libur panjang, KAI Divre II Sumbar memastikan seluruh layanan operasional berjalan optimal melalui kesiapan sarana dan prasarana, penguatan pengawasan operasional, serta peningkatan pelayanan kepada pelanggan baik di stasiun maupun selama perjalanan. Berkat berbagai langkah tersebut, seluruh perjalanan kereta api sepanjang periode angkutan dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan terkendali.

Di samping berfokus pada pelayanan, KAI Divre II Sumbar terus menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama dalam operasional perkeretaapian. Sepanjang masa angkutan libur panjang, petugas secara rutin melakukan pemeriksaan sarana dan prasarana, pemantauan perjalanan kereta api, serta sosialisasi keselamatan kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar jalur rel.

KAI Divre II Sumbar mengimbau masyarakat untuk senantiasa disiplin dan mematuhi aturan keselamatan di perlintasan sebidang dengan mendahulukan perjalanan kereta api, berhenti sejenak sebelum melintas, serta memastikan kondisi aman dari kedua arah. Masyarakat juga diingatkan agar tidak berjalan, bermain, maupun melakukan aktivitas lainnya di jalur rel karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun perjalanan kereta api.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya keselamatan perkeretaapian. Keselamatan perjalanan kereta api tidak hanya menjadi tanggung jawab KAI, tetapi juga memerlukan kepedulian dan partisipasi aktif seluruh pihak. Melalui kepatuhan terhadap aturan di perlintasan serta tidak beraktivitas di jalur rel, kita dapat mewujudkan perjalanan kereta api yang aman, lancar, dan selamat bagi semua,” tutup Reza..(*)

 

INFONEWS-.Sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, SH., mangajak warga Ranah Bingkuang khususnya, dan warga  bangsa pada umumnya menjadikan Pancasila sebagai patokan hidup.

"Mari kita jadikan Pancasila sebagai jiwa dalam setiap langkah, pedoman dalam setiap keputusan, dan semangat dalam membangun bangsa yang adil, bersatu dan bermatabat di mata dunia," ajak polisiti Gerindra ini, Senin, 1 Juni 2026.

Ajakan Mastilizal Aye ini selaras dengan Presiden Prabowo Subianto, yang juga Ketua Umum Partai Gerindra. Sebegaimana diketahui, 1 Juni ditetapkan sebagai hari lahirnya Pancasila.

Dalam amanat upacara Hari Lahir Pancasila di pelataran Gedung Pancasila, Kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Senin (1/6/2026), Prabowo mengatakan, pembangunan ekonomi tidak boleh hanya berorientasi pada capaian statistik.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi harus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata.

“Koperasi harus diperkuat. Koperasi harus bangkit. Koperasi adalah salah satu alat untuk mengangkat rakyat kita dari keadaan kemiskinan dan ketidakberdayaan. Usaha kecil dan menengah harus kita perkuat, dan desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” kata Prabowo.

Ia menegaskan, rakyat harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objek atau alat pembangunan.

Prabowo menjelaskan tujuan akhir Ekonomi Pancasila adalah mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sebagaimana tercantum dalam sila kelima Pancasila.Karena itu, pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan pemerataan hasil pembangunan.

“Pertumbuhan ekonomi harus disertai dengan pemerataan. Kemajuan harus dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Presiden juga mengingatkan bahwa Pancasila bukan sekadar slogan atau dokumen sejarah. Pancasila, kata dia, merupakan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam membangun sistem ekonomi nasional. (*) 

Gaung Putra FC U-40

INFONEWS- Alhamdulillah, kami dari Tim Sepakbola Gaung Putra FC ikut berpartisipasi dalam pertandingan Turnamen Sepakbola Forum Komunikasi Anti Narkoba 6 (FOKAN 6) Sumatra Barat (Sumbar) Tahun 2026 yang di ikuti sebanyak 32 tim se Sumbar. Turnamen dilaksanakan di lapangan sepakbola Cengkeh,Kecamatan Lubuk Begalung.

Pada main yang ketiga ini,pada Mingggu (31/5/2026) Gaung Putra FC brrhasil menang dengan skor 2-0 atas lawan tim Papiko.FC. Sekarang Gaung Putra FC menjadi juara grup di grup G dengan 9 poin. Untuk target kami Gaung Putra FC pada turnamen FOKAN 6 ini adalah menjadi juara.


Hal ini disampaikan oleh Weli Suwandi sebagai pengurus di Tim Sepakbola Gaung Putra FC usai acara syukuran makan bersama di RM Pagi Sore, pada Minggu sore (31/5/2026).

Lebih lanjut disampaikan, untuk latihan Gaung Putra FC ada dua sesi. Untuk usia 40 th latihan dilakukan dilapangan sepakbola Parak Laweh dengan jadwal hari Jumat sore ,dan untuk remajanya latihan pada Senin sore dilakukan di lapangan Batung Taba,"  jelasnya

"Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Osman Ayup dan Pak Anto Naga yang telah mensupport kami dalam turnamen FOKAN 6 Tahun 2026 ini. Kedepannya kami akan berusaha memajukan olahraga sepakbola ini, khususnya di wilayah kami di Gaung dan Gates, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang," ujarnya .

"Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Wwkil Ketua DPRD Kota Padang, Bapak Osman Ayub dan Pak Anto Naga yang telah mensupport kami dalam pertandingan Fokan 6 Tahun 2026 ini.Kedepannya kami akan memajukan sepak bola, khususnya di wilayah kami di Gaung dan Gates, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang," ungkapnya.


Sementara Anto Naga salah seorang tokoh masyarakat yang ikut mensupport tim sepakbola Gaung Putra FC menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan menjadi juara grup G. 

Keberhasilan atas kemenangan ini harus lebih ditingkatkan lagi karena jadwal pertandingan kedepannya masih panjang.Saya berharap kepada semua pemain Gaung Putra FC lebih giat latihan dan optimis untuk meraih juara 1 pada turnamen Sepakbola FOKAN 6 ini.

"Sebagai kader Partai Nasdem, Anto Naga juga mengatakan dirinya akan selalu ikut serta dalam hal - hal positif yang di lakukan oleh masyarakat gaung,"pungkasnya.

Turnamen Sepakbola FOKAN ini adalah sebuah gerakan dan inisiatif kampanye pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui olahraga yang digagas oleh penggiat anti narkoba dan tokoh sepakbola setempat. Program ini diwujudkan melalui penyelenggaraan turnamen sepakbola tahunan berskala regional.

Turnamen ini rutin diadakan di Lapangan Sepakbola Cangkeh, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.  Kompetisi ini umumnya mempertandingkan kelompok usia tertentu, seperti Kategori Usia U-23+ dan U-40.(bim)


 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat masih menyediakan sebanyak 13.884 tempat duduk kereta api lokal selama masa libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk keberangkatan 30 Mei hingga 1 Juni 2026.

Untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode liburan tersebut, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan total 168 perjalanan kereta api lokal dengan kapasitas angkut mencapai 46.752 tempat duduk. Rata-rata setiap harinya tersedia 28 perjalanan KA dengan kapasitas sekitar 7.792 tempat duduk per hari.

Hingga Jumat (29/5), penjualan tiket tercatat telah mencapai 27.037 tiket atau setara 58 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring tingginya minat masyarakat yang memanfaatkan moda transportasi kereta api untuk bepergian selama libur panjang.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa ketersediaan tiket masih cukup banyak dan masyarakat diimbau segera melakukan pemesanan agar dapat merencanakan perjalanan dengan pasti dan lebih nyaman.

“KAI mengajak masyarakat untuk segera memesan tiket perjalanan karena ketersediaan tempat duduk masih cukup banyak. Kami memastikan seluruh layanan operasional berjalan optimal dengan mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan,” ujar Reza.

Pemesanan tiket KA Lokal dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal penjualan resmi lainnya. Sementara untuk pembelian langsung di loket stasiun atau go-show, pelanggan dapat melakukan transaksi mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan kereta api.

KAI Divre II Sumbar juga terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama masa angkutan libur Idul Adha melalui kesiapan operasional, pelayanan pelanggan, serta pengawasan perjalanan kereta api agar tetap aman dan lancar.

Informasi lebih lanjut terkait jadwal perjalanan maupun layanan pelanggan dapat diperoleh melalui:
Media Sosial: @KAI121
Email: cs@kai.id
WhatsApp: 0811-1211-1121

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyediakan sebanyak 46.752 tempat duduk selama masa libur panjang dan Hari Raya Idul Adha 1447 H pada periode 27 Mei hingga 1 Juni 2026. Jumlah tersebut setara dengan rata-rata 7.792 tempat duduk per hari untuk melayani kebutuhan mobilitas masyarakat di wilayah Sumatera Barat.

Penyediaan kapasitas ini merupakan bentuk kesiapan KAI dalam mengantisipasi peningkatan volume perjalanan masyarakat yang memanfaatkan momen libur panjang untuk berwisata, bersilaturahmi, maupun melakukan perjalanan bersama keluarga.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan KAI terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, tepat waktu, dan dapat diandalkan selama masa libur panjang.

“Pada momentum libur Idul Adha ini, KAI Divre II Sumbar memastikan seluruh layanan operasional berjalan optimal guna memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan menyenangkan bagi pelanggan. Kereta api kini semakin diminati masyarakat karena praktis, ekonomis, nyaman, dan bebas dari kemacetan jalan raya,” ujar Reza.

Untuk mendukung kebutuhan perjalanan masyarakat, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan tiga layanan kereta api lokal, yaitu KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–Bandara Internasional Minangkabau (BIM), KA Pariaman Ekspres relasi Pauhlima–Naras, serta KA Lembah Anai relasi Kayu Tanam–Padang.

KA Pariaman Ekspres yang melayani 10 perjalanan setiap hari masih menjadi pilihan favorit masyarakat dan wisatawan karena memberikan akses mudah menuju kawasan wisata Pantai Gandoriah Pariaman. Dengan tarif yang terjangkau sebesar Rp5.000, pelanggan dapat menikmati perjalanan yang cepat, aman, dan nyaman tanpa harus menghadapi kepadatan lalu lintas selama masa libur.

Sementara itu, KA Minangkabau Ekspres melayani 12 perjalanan setiap hari dan menjadi moda transportasi strategis yang menghubungkan Bandara Internasional Minangkabau dengan pusat Kota Padang. Selain mendukung mobilitas masyarakat umum, layanan ini juga dimanfaatkan untuk perjalanan wisata edukatif maupun rombongan pelajar melalui layanan tiket rombongan yang praktis dan efisien.

Adapun KA Lembah Anai melayani enam perjalanan per hari dengan relasi Kayu Tanam–Padang. Sepanjang perjalanan, pelanggan dapat menikmati panorama alam khas Sumatera Barat, mulai dari hamparan perbukitan, aliran sungai, hingga suasana pedesaan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan.

“Kehadiran kereta api lokal di Sumatera Barat tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga bagian dari dukungan KAI terhadap pengembangan sektor pariwisata, pertumbuhan ekonomi daerah, serta mobilitas masyarakat yang lebih berkelanjutan,” tambah Reza.

Berdasarkan data sementara pemesanan tiket KA Lokal per 26 Mei 2026 untuk periode keberangkatan 27 Mei hingga 1 Juni 2026, tercatat sebanyak 6.500 tiket telah terjual atau sekitar 14 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan. Jumlah tersebut diperkirakan terus meningkat seiring masih berlangsungnya periode penjualan tiket dan tingginya minat masyarakat untuk bepergian selama libur panjang.

Untuk mempermudah pelanggan, tiket KA Lokal dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI. Penjualan tiket dilakukan secara bertahap mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan.

Reza juga mengimbau masyarakat untuk membeli tiket hanya melalui kanal resmi KAI guna menghindari potensi penipuan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kami mengimbau pelanggan untuk melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya yang telah bekerja sama dengan KAI. Saat ini tiket masih tersedia dan masyarakat dapat merencanakan perjalanannya dengan lebih mudah dan aman,” jelas Reza.

Dengan keandalan jadwal keberangkatan dan kedatangan yang terus dijaga, KAI memastikan pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, tertib, nyaman, dan menyenangkan selama masa libur Idul Adha.

“KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan angkutan penumpang, baik dari sisi keselamatan, kenyamanan, maupun ketepatan waktu perjalanan. Kami juga akan terus menyesuaikan kapasitas dan pola operasi guna menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat, khususnya pada periode dengan permintaan tinggi seperti long weekend dan hari besar keagamaan,” tutup Reza.(*)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat bersama sejumlah pemangku kepentingan terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui kegiatan penutupan perlintasan liar di tiga titik wilayah Kota Pariaman, Senin (25/5).

Adapun tiga titik perlintasan liar yang ditutup berada di:
1. Desa Cimparuah, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, KM 57+0/1 petak jalan Lubuk Alung–Pariaman;
2. Desa Cimparuah, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, KM 57+3/4 petak jalan Lubuk Alung–Pariaman;
3. Kelurahan Jalan Kereta Api, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, KM 57+9/0 petak jalan Lubuk Alung–Pariaman.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Manager Pengamanan KAI Divre II Sumbar, Kolonel Ernst Rikumahu, serta dihadiri Kapolsek Kota Pariaman, AKP Helmi, S.H., M.H beserta jajaran. Penutupan juga melibatkan berbagai unsur lintas instansi, di antaranya Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang, Dinas Perhubungan Kota Pariaman, PT Jasa Raharja Kota Pariaman, unsur TNI/Polri, Komunitas Pecinta Kereta Api (Railfans) Sumatrain, Lurah Jalan Kereta Api, Irfan SPt, perangkat kewilayahan, hingga tokoh masyarakat setempat.

Kolaborasi lintas instansi tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan perkeretaapian yang lebih aman, tertib, dan berkeselamatan.

Penutupan perlintasan liar tersebut merupakan implementasi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018 tentang Peningkatan Keselamatan Perlintasan Sebidang antara Jalur Kereta Api dengan Jalan. Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut hasil joint inspection antara KAI Divre II Sumbar bersama instansi terkait lainnya di wilayah Sumatera Barat.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah koordinasi dan evaluasi lapangan guna menentukan titik perlintasan yang akan dilakukan peningkatan penanganan maupun penutupan.

Melalui kolaborasi lintas instansi ini, diharapkan penanganan perlintasan sebidang di wilayah Sumatera Barat dapat berjalan lebih terarah, terpadu, dan berkelanjutan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menjelaskan bahwa keberadaan perlintasan liar memiliki tingkat kerawanan yang tinggi karena tidak dilengkapi fasilitas keselamatan dan tidak berada dalam pengawasan resmi.

“Perlintasan liar berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta api maupun masyarakat pengguna jalan. Karena itu, penanganannya perlu dilakukan secara bersama-sama melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait,” ujar Reza.

Ia menambahkan, ketiga perlintasan yang ditutup memiliki lebar sekitar ±2 meter dan berada di area operasional kereta api tanpa dukungan perlengkapan keselamatan sesuai standar.

Menurutnya, langkah penataan dan penutupan perlintasan liar merupakan bagian dari mitigasi risiko guna menekan potensi kecelakaan di jalur kereta api. Kegiatan serupa juga akan terus dilakukan secara bertahap di sejumlah titik lainnya bersama para pemangku kepentingan terkait.

Selain melalui penutupan perlintasan liar, KAI Divre II Sumbar juga secara konsisten melaksanakan edukasi keselamatan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan preventif, seperti sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang, sekolah-sekolah, masjid/musholla, hingga pemasangan media imbauan di lokasi strategis.

Reza menegaskan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang membutuhkan peran aktif seluruh pihak, termasuk kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi rambu dan aturan berlalu lintas.

“Kereta api memiliki jalur dan prioritas perjalanan tersendiri serta membutuhkan jarak pengereman yang panjang. Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan selalu berhati-hati dan mendahulukan perjalanan kereta api saat melintas di perlintasan,” jelasnya.

Sementara itu, Lurah Jalan Kereta Api, Irfan SPt menyampaikan dukungan dan apresiasi atas upaya bersama yang dilakukan dalam meningkatkan keselamatan masyarakat di wilayah Kota Pariaman.

“Saya selaku Lurah Jalan Kereta Api mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PT KAI Divre II Sumbar beserta seluruh pihak terkait yang hari ini telah melaksanakan penutupan perlintasan liar di Kelurahan Jalan Kereta Api. Kami sangat mendukung langkah ini karena menyangkut keselamatan masyarakat. Penutupan perlintasan liar ini merupakan upaya bersama untuk mengurangi risiko kecelakaan serta menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi warga di sekitar jalur kereta api,” ujar Irfan.

KAI Divre II Sumbar juga mengimbau masyarakat agar tidak kembali membuka akses perlintasan liar ataupun menggunakan jalur tidak resmi yang berpotensi membahayakan keselamatan.

“Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap seluruh masyarakat dapat mendukung terciptanya perjalanan kereta api yang aman dengan mematuhi aturan dan hanya menggunakan perlintasan resmi,” tutup Reza.(*)

 

INFONEWS-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat sinergi kelembagaan guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi perusahaan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan ialah melalui penandatanganan kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Padang terkait Sinergi Tugas dan Fungsi di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, yang dilaksanakan pada Senin (25/5) di Aula Kejaksaan Negeri Padang.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala KAI Divre II Sumbar, Muh. Tri Setyawan beserta jajaran manajemen terkait Divre II Sumbar, dan Kepala Kejaksaan Negeri Padang Koswara, S.H., M.H., Kasi Datun Kejari Padang, Vivi Nila Sari, S.H., M.H., beserta jajaran.

Dalam sambutannya, Kepala KAI Divre II Sumbar, Muh. Tri Setyawan menyampaikan bahwa penandatanganan kerjasama ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memperkuat tata kelola yang baik (good corporate governance), khususnya dalam aspek bantuan hukum dan pengamanan aset perusahaan.

“Kerjasama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara KAI Divre II Sumbar dengan Kejaksaan Negeri Padang, terutama dalam penyelesaian persoalan hukum di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, serta mendukung upaya penyelamatan dan pengamanan aset perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Padang, Koswara, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas terjalinnya sinergi tersebut. Menurutnya, pendampingan hukum yang diberikan Kejaksaan diharapkan dapat membantu perusahaan dalam memitigasi potensi risiko hukum sekaligus meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

“Kami mendukung penuh langkah-langkah KAI Divre II Sumbar dalam penyelesaian sengketa, pemulihan aset, maupun tugas-tugas hukum lainnya. Kolaborasi ini juga menjadi bagian penting dalam memperkuat komunikasi, koordinasi, serta memberikan kepastian hukum bagi perusahaan,” ungkapnya.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menambahkan bahwa kerjasama ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat aspek legalitas dan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

“Sinergi dengan Kejaksaan Negeri Padang diharapkan mampu memperkuat langkah KAI Divre II Sumbar dalam menghadapi berbagai tantangan hukum, khususnya terkait pengamanan aset dan penyelesaian persoalan di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Dengan dukungan kelembagaan yang kuat, perusahaan dapat lebih optimal dalam menjalankan operasional serta pelayanan kepada masyarakat,” jelas Reza.

Penandatanganan kerjasama dilakukan langsung oleh Kepala KAI Divre II Sumbar bersama Kepala Kejaksaan Negeri Padang dan berlangsung dengan lancar dalam suasana penuh semangat kolaborasi.

Melalui kerjasama ini, KAI Divre II Sumbar berharap sinergi dengan Kejaksaan Negeri Padang dapat semakin memperkuat efektivitas pelaksanaan tugas perusahaan, sekaligus menghadirkan kepastian dan perlindungan hukum dalam setiap proses bisnis dan pengelolaan aset perusahaan.

Kegiatan diakhiri dengan pemberian cinderamata dan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam membangun sinergi yang kuat antara KAI Divre II Sumbar dan Kejaksaan Negeri Padang.(*)

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.