Latest Post

 

Ketua DPRD Padang H.Muharlion
 Dukung Wacana Pemko, Bagi yang Ingin Menikah Harus Punya Surat Bebas HIV/AIDS

Infonews,Padang - Sebelumya, Pemko Padang melalui Wakil Walikota Padang Maigus Nasir mewacanakan setiap pasangan yang ingin menikah di Kota Padang harus melampirkan surat keterangan bebas HIV/AIDS yang di keluarkan rumah sakit.  


Menyikapi wacana itu, Ketua DPRD Padang Muharlion merespon positif wacana Pemko Padang. Jika itu akan menjadi program Pemko Padang dalam memperkecil peluang peluang seseorang terpapar virus HIV/AIDS, DPRD Padang sangat mendukung sekali," katanya, Kamis(27/2).


Lebih baik mencegah dari pada mengobati. Saat ini kita tidak tahu, apakah pasangan yang ingin menikah terbebas dari HIV/AIDS. Dengan pemeriksan dan menjaga kerahasiaan, kita berharap, Pemko Padang dapat memperkecil resiko warga Kota terpapar virus HIV/AID.


Disamping itu Muharlion juga berharap, Pemko Padang dapat melakukan pemeriksan menyeluruh terhadap ASN di jajaran Pemko Padang. "Jadi, tidak hanya pemeriksaan narkoba saja, juga di lakukan pemeriksan HIV/AIDS bagi para ASN,"pungkasnya.


"Pada saat ini bayi ada yang telah terpapar HIV/AIDS. Oleh karena itu, kita mewacanakan akan meminta pasangan yang ingin melangsungkan pernikahan harus melampirkan surat keterangan bebas HIV/AIDS. 


Hal itu disampaikan Wakil Walikota Padang Maigus Nasir ketika menghadiri acara Musrenbang Kecamatan di Kecamatan Nanggalo, pada Rabu (26/2)


Untuk itu teknis nya kita bicarakan lebih lanjut. Tapi ini masih menjadi sebuah wacana. Kita akan menguatkan edukasi bahaya HIV/AIDS dalam program smart surau yang bertujuan untuk membangun karakter bagi anak - anak.


"Selain smart surau, kita akan melaksanakan program sinergi nagari, yang bertujuan meningkatkan potensi adat basandi syara, syara basandi kitabullah, yang di sinergikan dengan Dubalang - dubalang yang diterjunkan sebagai upaya pendekatan - pendekatan," ungkapnya.(bim)

 

Peserta Bimtek Branding Digitalisasi Pelaku Ekonomi Kreatif Kota Padang.

Infonews,Padang - Kota  Padang terus berupaya mengembangkan sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu solusi untuk mengatasi masalah lapangan pekerjaan.


Salah satu langkah nyata adalah dengan digelarnya Bimbingan Teknis (Bimtek) Branding Digitalisasi Pelaku Ekonomi Kreatif Kota Padang yang berlangsung mulai hari ini, Senin (24/02/2025) hingga tiga hari kedepan.


Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari pelaku ekonomi kreatif dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) se-Kota Padang.


Bimtek ini merupakan realisasi dari aspirasi masyarakat yang diperjuangkan oleh Anggota DPRD Kota Padang periode 2019-2024, Djunaidy Hendry, melalui dana pokok pikiran (pokir).


Djunaidy Hendry dalam sambutannya menyampaikan bahwa Bimtek ini adalah jawaban atas aspirasi masyarakat yang menginginkan adanya pelatihan untuk membuka peluang lapangan kerja. 


Ia menyoroti tingginya angka pengangguran di Kota Padang, terutama di kalangan anak muda.


"Aspirasi ini sampai kepada kami saat masih menjabat. Anak-anak muda banyak yang belum mendapat kesempatan kerja. Bimtek ini diharapkan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut," ujar Djunaidy.


Lebih lanjut, Djunaidy menekankan bahwa ekonomi kreatif menjadi solusi strategis di era saat ini. 


Digitalisasi, menurutnya, adalah kunci penting dalam model ekonomi modern, di mana aktivitas jual beli semakin dominan dilakukan secara daring.


"Ekonomi kreatif menjadi solusi saat ini. Digitalisasi saat ini menjadi sangat penting karena model ekonomi saat ini berbasis digital. Orang sibuk berjualan dengan media online," tambahnya.


Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Syani, dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa pengembangan ekonomi kreatif merupakan program nasional yang bertujuan memberdayakan masyarakat dan menjadikannya sebagai sumber penghidupan.


Di Kota Padang, ekonomi kreatif juga menjadi salah satu program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang baru terpilih.


"Ekonomi kreatif merupakan program nasional bagaimana pemberdayaan masyarakat, menjadikannya sumber penghidupan. Ekonomi kreatif di Kota Padang juga menjadi program unggulan dari wali kota dan wakil wali kota Padang," kata Yudi.


Untuk memaksimalkan Bimtek ini, Dinas Pariwisata Kota Padang menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang branding. 


Yudi juga menambahkan bahwa sektor ekonomi kreatif memiliki 17 sub sektor yang sangat beragam dan menjanjikan peluang besar bagi masyarakat Kota Padang.


"Ekonomi kreatif ini ada 17 sub sektornya, ini peluang besar," pungkas Yudi.


Dengan adanya Bimtek Branding Digitalisasi ini, diharapkan para pelaku ekonomi kreatif dan Pokdarwis di Kota Padang dapat meningkatkan kemampuan branding dan pemasaran digital produk serta jasa mereka, sehingga mampu bersaing di era ekonomi digital dan menciptakan lapangan kerja baru di Kota Padang. (*)

 

Infonews|Mentawai - Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Dusun Mapadegat, Desa Tuapeijat, Kecamatan Sipora Utara, Kepulauan Mentawai terus berlangsung secara bertahap di kerjakan satgas TMMD.


Saat ini satgas TMMD ke-123, Kodim 0319/Mentawai mengerjakan rehab rumah Ibu Wati Erliansa yang di lakukan pemasangan kayu tonggak rumah serta pembenahan lainnya.


"Pengerjaan rehab rumah warga ini masih kondisi 10 persen dan di fokuskan untuk penyelesaian secara bertahap" sebut Babinsa Serka Robin Sianturi selaku Koordinator Lapangan, Jumat (28/2/2025).


Dia menyampaikan, untuk rehab rumah diwilayah dusun Mapadegat ini ada beberapa rehab rumah yang sudah hampir selesai pengerjaannya.


"Prinsipnya pengerjaan rehab rumah warga sebanyak 10 unit ini akan di selesaikan segera mungkin" sebutnya.


Penyelesaian utama yang di lakukan itu pemasangan atap, ketika saat hujan masih bisa menyelesaikan bagian dalam rumah, jadi tidak terhalang pekerjaan, ucapnya lagi.


"Ada 6 unit rehab rumah di Dusun Mapadegat yang akan di selesaikan satgas TMMD dan berlanjut penyelesaian rehab rumah di Dusun Jati, Desa Tuapeijat" tutupnya mengakhiri, (Ers).



Editor : Tim Redaksi


 

Infonews|Mentawai - Di sela-sela kesibukan mensukseskan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 123,Kodim 0319/Mentawai Tual, sejumlah anggota Satgas TMMD mmeluangkan waktunya untuk memberikan donor darah bagi sesama.


Pada kesempatan tersebut dua personil Satgas TMMD Pratu Fachrurozi dan Prada erig menyumbangkan darahnya kepada salah satu anak yang mengidap penyakit anemia yang merupakan warga Dusun Rogdok, Desa Madobak, Kecamatan Siberut Selatan, Kepulauan Mentawai.


Saat ini pasien yang mengidap penyakit anemia itu berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mentawai, dimana darah yang dibutuhkan tersebut golongan darah (B).


Mendapat informasi adanya warga yang membutuhkan golongan darah, tim langsung menyampaikan kepada satgas TMMD yang memiliki golongan darah B untuk segera mendorkan darahnya kepada anak yang mengidap penyakit anemia


"Donor darah yang kita berikan kepada anak yang mengidap penyakit anemia ini sebagai bentuk rasa kemanusiaan serta saling membantu antar sesama" sebut salah satu Personel satgas TMMD ke-123, Kodim 0319/Mentawai, Pratu Fachrurozi,Kamis (27/2/2025).


Selain itu dikatakan, donor darah tersebut sebagai bentuk rasa kemanusiaan untuk membantu sesama yang membutuhkan setetes darah.


“Kami berharap dengan setetes darah yang diberikan bisa bermanfaat bagi pasien yang membutuhkan terutama anak yang mengidap penyakit anemia" sebutnya.


Dia menambahkan, setetes darah yang di donorkan ini dapat membantu kesembuhan anak yang mengidap penyakit anemia tersebut dan mendoakan segera sembuh, (Ers).



Editor : Tim Redaksi


 

Peserta Bimtek Branding Pariwisata Nikmat Asrinya Kawasan Wisata Alam Batu Busuk Kecamatan Kuranji Kota Padang.

Infonews, Padang - Sebanyak 50 orang  peserta branding digitalisasi produk pariwisata Kota Padang asyik dan larut dalam giat studi tiru yang dilaksanakan di lokasi pariwisata alam Lubuk Mande Rubiah yang di kelola Pokdarwis Batu Busuk.


Dalam kegiatan studi tiru ini 50 orang peserta di ajak menikmati paket pariwisata yang ada di kawasan ini. 


Peserta pertama disuguhi menikmati dan menelusuri wisata sejarah peninggalan zaman Belanda yakni Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kuranji yang di bangun pada akhir abad ke 19. 


Di tempat ini peserta menelusuri bangunan PLTA yang sampai masih aktif memasok listrik ke Semen Padang. 


Berbagai teknologi Belanda terlihat jelas aktif berproduksi. Bangunan yang masih terawat dengan berbagai cerita sejarah dinikmati oleh peserta dengan panduan tour gaed dari Pokdarwis. 


Setelah menelusuri bangunan sejarah peninggalan Belanda tersebut, peserta kembali di ajak panitia mengunjungi agrowisata madu lebah galo galo yang di kelola oleh masyarakat yang bekerjasama dengan Pokdarwis yang terletak 200 meter arah Timur, PLTA Kuranji . 


Di kawasan ini peserta diperkenalkan dengan tatacara beternak lebah galo galo yang menghasilkan madu. Di kawasan ini madu lebah galo galo di kembang biakkan melalui cara alami di bawah pohon duren dan tanaman buah lainya. 


Menurut pak Yanuar pengelola madu lebah galo galo ini, produk olahan produksi lebahnya merupakan produk oleh -  oleh di kawasan Pariwisata Batu Busuk. "Wisatawan dapat membeli madu lebah di warung- warung terdekat kawasan dengan harga terjangkau," terang Yanuar. 


Selanjutnya para peserta di ajak menikmati objek wisata alam Pemandian Lubuk Mande Rubiah. Ditempat pemandian ini menariknya terdapat kombinasi dengan adanya ikan larangan alam dan udara yang sejuk, serta air jernih dari perbukitan barisan Batu Busuk.


Terlihat sekali dikawasan ini para peserta sangat larut menikmati suasana alam yang begitu asri sembari bercengkrama dengan ikan gariang khas sungai Batu Busuk. 


Selain itu, di kawasan ini para peserta juga asyik berswafhoto dengan panorama alam lembah perbukitan yang hijau dengan hamparan sawah serta perkebunan duren khas Batu Busuk. 


"Kami sangat kagum dan enjoy sekali menikmati suasana alam yang asri di kawasan objek wisata ini," terang Bilu seorang peserta pelatihan. 


Hal senada juga di utarakan Beb , diajaknya kami dalam kegiatan hari ketiga ini merupakan bentuk penerapan branding produk wisata yang di kemas sesuai potensi daerah. "Sangat pas dan cocok pelaksanaan hari ketiga pelatihan ini di kemas oleh panitia Dinas Pariwisata Kota Padang," ujarnya.


Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Krisnaldi mengungkapkan kegiatan pelatihan ini merupakan realisasi pokok -pokok pikiran salah seorang anggota DPRD Padang periode 2019- 2024 dari Fraksi PKS. 


"Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan program utama Pemko Padang di bidang pariwisata yaitu peningkatan mutu SDM pengelola pariwisata Kota Padang dalam membranding objek wisata yang di kelola oleh Pokdarwis," ungkapnya.(bim/*)

Infonews|Mentawai - Selain melaksanakan pekerjaan sasaran fisik, satgas TMMD ke-123, Kodim 0319/Mentawai juga berperan membantu masyarakat menanam ubi sebagai salah satu program unggulan Kasad dalam rangka ketahanan pangan.


Program unggulan kasad ini juga menjadi bagian penting dari upaya pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.


Dalam kegiatan itu, satgas TMMD melakukan penanaman ubi di lahan Bapak Subadiyono di Dusun Bukit Subur, Desa Bukit Pamewa, Kecamatan Sipora Utara, Kepulauan Mentawai, Kamis (27/2/2025).


Dansatgas TMMD ke-123, Kodim 0319/Mentawai, Letkol Inf Restu Petrus Simbolon, S.I.P., M.I.P. menjelaskan, bahw penanaman ubi ini bagian program unggulan bapak KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak tentang peningkatan ketahanan pangan.


"Saat ini kita menanam ubi, dimana nanti muaranya diharapkan terdapat peningkatan ketahanan pangan sebagaimana yang dicanangkan Komando Atas" ucap Dansatgas.


Dia mengatakan, meski saat ini kondisi cuaca di kepulauan Mentawai tak menentu, namun penanaman ubi bisa tetap terlaksana dengan baik di lahan masyarakat setempat.


"Program yang dijalankan ini di harapkan ada peningkatan indeks ketahanan pangan. Karena dengan peningkatan itu akan ada dampak positif kepada masyarakat" sebutnya, (Ers).



Editor : Tim Redaksi









Infonews|Mentawai - Tahap demi tahap, pembangunan MCK di wilayah Desa Bukit Pamewa pada kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), Kodim 0319/Mentawai tahun 2025 mulai terlihat hasil.


Seperti diketahui pembangunan MCK tersebut jumlahnya sebanyak 10 unit yang merupakan sasaran fisik pada kegiatan TMMD selain pembangunan jalan lingkar Desa Bukit Pamewa.


Anggota satgas TMMD ke-123, Kodim 0319/Mentawai, Serda Iqbal menyebut, jumlah MCK yang di bangun ini sebanyak 10 unit dengan 10 penerima yaitu Rohim, Janarko, Fauzi, Zulfahmi, Candra, Setiawan, Suriadi, Purnomo, Herman dan Siti.


"Saat ini yang sudah mencapai 90 persen pengerjaan MCK itu milik Bapak Zulfahmi warga Dusun Bukit Subur, Desa Bukit Pamewa" sebut Serda Iqbal, Kamis (27/2/2025).


Sementara sejumlah bantuan MCK lainnya masih dalam tahap pengerjaan, meski kondisi cuaca hujan, kegiatan terus berjalan untuk menyelesaikan pembangunan MCK milik warga setempat, imbuhnya.


Dia menjelaskan, Mandi, Cuci, Kakus (MCK) adalah salah satu sarana fasilitas yang memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari.


Nah, melalui program TMMD ini di lakukan pembangunan MCK untuk warga, dimana MCK ini bagian penting dari kamar mandi yang dipenuhi dengan kebutuhan dasar seperti buang air, mandi, dan mencuci.


MCK dapat menjadi salah satu sarana yang berfungsi dengan baik, menjaga kebersihan, dan memenuhi kebutuhan keluarga dan masyarakat dengan tepat dan jauh dari berbagai penyakit, (Ers).



Editor : Tim Redaksi

Author Name

{picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.